JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Insiden gangguan tembakan yang menewaskan warga sipil Melkiana Dwitau di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, menuai duka mendalam.
Koops TNI Habema menegaskan setiap korban sipil merupakan tragedi yang tidak diharapkan dan memastikan seluruh operasi tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.
Berdasarkan hasil laporan lapangan, analisis kronologi, serta pemetaan lokasi, Koops TNI Habema menyebut gangguan tembakan diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Peles Tigau dari tiga titik berbeda selama sekitar 15 menit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tembakan pertama terdengar sekitar pukul 18.45 WIT dari arah Kampung Wandoga. Lima menit kemudian, kelompok bersenjata kembali melepaskan tembakan dari kawasan perbukitan di depan Koramil Sugapa.
Sekitar pukul 19.00 WIT, tembakan kembali terjadi sebelum para pelaku melarikan diri ke arah sungai.
Koops TNI Habema menegaskan personel Satgas TNI tidak melepaskan tembakan balasan selama insiden berlangsung.
Personel memilih bertahan di posisi perlindungan (stelling) karena hujan deras, kabut tebal, dan jarak pandang yang sangat terbatas sehingga penindakan dinilai berisiko membahayakan warga sipil.
Hasil analisis spasial menunjukkan ketiga sumber tembakan berada pada titik yang berbeda dengan jarak sekitar 900 hingga 1.500 meter.
Lokasi korban berjarak sekitar 321 meter dari titik tembakan pertama dan lebih jauh dari posisi personel Satgas TNI.
Koops TNI Habema menyatakan temuan itu masih didalami melalui penyelidikan berdasarkan bukti teknis dan fakta di lapangan.
TNI, penggunaan kawasan permukiman sebagai lokasi aktivitas kelompok bersenjata meningkatkan risiko jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.
Karena itu, Koops TNI Habema menegaskan akan terus menjalankan setiap operasi secara profesional, terukur, dan akuntabel dengan mengutamakan perlindungan masyarakat.
TNI mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, dan menghormati proses penyelidikan.
Koops TNI Habema menegaskan komitmennya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keselamatan warga sipil dalam setiap pelaksanaan tugas di Papua. **
Editor : Hadwan












