Tim Hukum Jokowi Pertimbangkan Restorative Justice untuk Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis menemui mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediamnnya di Solo. (Posnews/Ist)

Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis menemui mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediamnnya di Solo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, mempertimbangkan opsi restorative justice terkait laporan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pertimbangan ini khusus ditujukan untuk tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Ade, yang tergabung dalam tim hukum Jokowi, menyampaikan hal ini usai memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (12/1/2025).

Kehadirannya juga untuk memastikan perkembangan penegakan hukum terhadap para tersangka.

Dari pertemuan singkat dengan penyidik, Ade menyebut kedua tersangka mengajukan mekanisme keadilan restoratif.

Baca Juga :  Remaja Tasikmalaya Diduga Disekap 4 Pria di Penginapan, Polisi Amankan Pelaku

“Bang Eggi dan Bang Damai Hari Lubis, karena beliau juga senior saya ya Bang Eggi, jadi kami merespons baik. Kami akan mempertimbangkan semua opsi, termasuk restorative justice. Artinya, pintu tetap terbuka,” kata Ade.

Keputusan Butuh Konfirmasi Jokowi

Ade menegaskan, mekanisme restorative justice perlu dibahas lebih lanjut, dan keputusan akhir tidak hanya berada di tangan tim hukum.

Baca Juga :  Venezuela Murka Trump Tutup Paksa Wilayah Udara Secara Sepihak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Bang Eggi dan Damai Hari Lubis, kami tetap menunggu konfirmasi dari Joko Widodo sebagai pelapor. Apakah akan ikut dalam perdamaian atau tidak, itu keputusan beliau,” tambah Ade.

Perlu diketahui, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis termasuk tersangka dalam laporan dugaan ijazah palsu yang dilaporkan Jokowi.

Keduanya sempat bertemu Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB