Tragedi Drag Race Kotamobagu, Korban Bertambah Jadi 17 Orang

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan drag race Kotamobagu setelah Honda Jazz menabrak penonton. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan drag race Kotamobagu setelah Honda Jazz menabrak penonton. (Posnews/Ist)

KOTAMOBAGU, POSNEWS.CO.ID β€” Tragedi berdarah dalam ajang Kejuaraan Muda Charaka Drag Race and Drag Bike Kotamobagu Bersahabat 2026 di Sulawesi Utara terus memunculkan duka.

Hingga Senin (10/8/2026), jumlah korban bertambah menjadi 17 orang, sementara enam korban dinyatakan meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.

Kecelakaan maut ini terjadi setelah sebuah Honda Jazz dari tim Pangeran 05 kehilangan kendali di ujung garis finis dan menghantam kerumunan penonton yang berada di sisi lintasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Mengevakuasi Korban ke Dua Rumah Sakit

Petugas, panitia, dan warga sekitar langsung mengevakuasi para korban ke RS Monompia dan RS Pobundayan untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Sejumlah korban mengalami luka serius akibat benturan keras, sementara keluarga korban terus berdatangan ke rumah sakit untuk mencari kabar kerabat mereka.

Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela mengatakan pemerintah daerah masih menunggu pembaruan data resmi mengenai jumlah korban.

Baca Juga :  TNI Kirim 744 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Lanjutkan Misi PBB

“Kami masih menunggu data resmi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Data Sementara Korban

Berdasarkan data sementara dari pihak rumah sakit, korban meninggal dunia tercatat sebanyak enam orang, sedangkan 11 korban lainnya masih menjalani perawatan intensif karena mengalami luka berat dan luka ringan.

Petugas medis di kedua rumah sakit terus melakukan penanganan terhadap para korban, termasuk observasi lanjutan bagi pasien yang mengalami trauma dan cedera serius.

Polisi Selidiki Sistem Keselamatan dan Dugaan Kelalaian

Kasat Lantas Polres Kotamobagu Iptu Luther Simanjuntak menjelaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga menyangkut penyelenggaraan ajang balap yang memiliki izin resmi dan panitia pelaksana.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik menegaskan bahwa penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta pendalaman terhadap sistem pengamanan, kondisi lintasan, dan perizinan penyelenggaraan.

Polisi juga telah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Keselamatan Penonton Jadi Sorotan

Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa ajang balap berkecepatan tinggi harus menerapkan standar keselamatan yang ketat, termasuk pembatas lintasan, zona aman penonton, serta sistem pengamanan yang memadai.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Taufik Hidayat, Korban YTR Alami Kerusakan Organ dan Luka Berat

Hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara belum menjelaskan secara resmi penyebab kecelakaan maupun mekanisme pengamanan selama perlombaan.

Berikut data sementara korban berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit:

RS Monompia:

  1. Harianti Mokoginta, Bilalang III Utara β€” Meninggal Dunia
  2. Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk β€” Luka Berat
  3. Hadi Toisi, Pangian Tengah β€” Luka Berat
  4. Ali Jojang, Bilalang IV β€” Luka Berat
  5. Murdani Pobela, Bilalang Baru β€” Luka Berat
  6. Muxin Dondo, Pontodon Timur β€” Luka Berat
  7. Arhan Mokoginta, Bilalang III β€” Luka Berat
  8. Rapiska Mokodongan, Genggulang β€” Luka Berat
  9. Enjelia Lito, Bilalang III β€” Luka Berat
  10. Prasetio Mokodongan, Pontodon β€” Luka Ringan

RS Pobundayan:

  1. Lisma Mokoginta, Bilalang Utara β€” Meninggal Dunia
  2. Ali Ponamon, Pontodon Induk β€” Meninggal Dunia
  3. Risna Longkun, Bilalang Baru β€” Meninggal Dunia
  4. Johar Mokoginta, Pontodon β€” Meninggal Dunia
  5. Biyo Mokoagow, Bilalang III β€” Meninggal Dunia
  6. Rina Longkun, Bilalang Baru β€” Luka Berat
  7. Rugaina Menangis, Bilalang IV β€” Luka BeratΒ  **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB