POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Presiden AS Donald Trump memindahkan jet pembom B-1 dari pangkalan RAF Fairford Inggris.
Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi ancaman keamanan dari kelompok yang terhubung dengan negara Iran.
Oleh karena itu, militer Amerika Serikat segera mengembalikan seluruh pesawat pembom ke markas utama mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Trump menegaskan bahwa pemindahan armada tempur ini tidak membutuhkan biaya besar bagi pihak militer.
Sebab, pemerintah Amerika Serikat selalu memprioritaskan keselamatan seluruh prajurit serta aset strategis negara.
Kepolisian Menangkap Terduga Pelaku Teror di Luar Pangkalan
Sebelumnya, aparat kepolisian Inggris menangkap enam orang terduga pelaku aksi terorisme di dekat pangkalan.
Petugas menemukan sejumlah barang bukti minyak tanah di dalam tiga mobil van milik para pelaku.
Meskipun demikian, kepolisian setempat telah membebaskan para tersangka dengan jaminan sambil melanjutkan proses penyidikan.
Selanjutnya, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mencurigai keterlibatan Iran dalam mendalangi rencana serangan tersebut.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi membantah tegas seluruh tuduhan dari pihak Barat.
Pemerintah Amerika Serikat Menjamin Keamanan Pangkalan Militer
Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance mendukung penuh keputusan pemindahan jet pembom strategis tersebut.
Vance menyebut bahwa militer Amerika Serikat menerapkan tingkat kewaspadaan tertinggi saat menghadapi potensi ancaman.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan bahwa pangkalan AS tetap berada dalam posisi aman.
Rubio menambahkan bahwa Pentagon selalu mengatur ulang pengerahan pasukannya di seluruh kawasan secara berkala.
Dengan demikian, aliansi NATO memastikan bahwa pemindahan pesawat ini tidak akan mengganggu kesiapsiagaan tempur global.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













