Wanita Hamil Dianiaya Saat Minta Tanggung Jawab Pacar di Jakarta Timur

Rabu, 8 April 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Nasib pilu menimpa seorang perempuan berinisial C.

Alih-alih mendapat kepastian atas kehamilannya, ia justru mengalami kekerasan saat mendatangi rumah sang pacar berinisial JHI di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, C datang bersama adiknya, P, serta seorang teman yang turut mendampingi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka berniat meminta pertanggungjawaban JHI atas kehamilan yang diduga dilakukan oleh pria tersebut.

Awalnya, C menunggu di dalam mobil, sementara adiknya masuk ke rumah untuk berbicara dengan JHI dan keluarganya.

Namun, situasi tiba-tiba memanas. C mendengar keributan dari dalam rumah dan langsung turun untuk memastikan kondisi sang adik.

Betapa terkejutnya C saat melihat adiknya dikeroyok oleh JHI bersama sejumlah orang yang diduga anggota keluarganya.

Baca Juga :  Raja Yordania II Tiba di Jakarta: 8 Ruas Jalan Ditutup Mulai Sore Ini, Polisi Siaga Total

Ia langsung berusaha melerai sambil merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel.

“Saya lihat adik saya dipukuli. Saya langsung teriak dan coba melerai,” ungkap C.

Namun, upayanya justru berujung petaka. C mengaku ikut menjadi korban kekerasan. Ia dijambak, didorong hingga terjatuh, bahkan dipukul meski sudah berteriak bahwa dirinya sedang hamil.

“Saya teriak saya hamil, tapi tetap dijambak dan dipukul,” ujarnya.

Keributan baru mereda setelah warga sekitar datang melerai. Meski demikian, kedua korban sudah mengalami luka fisik dan trauma akibat kejadian tersebut.

Tidak terima dengan perlakuan itu, C dan P langsung melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polres Metro Jakarta Timur.

Laporan C tercatat dengan nomor LP/B/4466/XI/2025, sementara laporan P terdaftar dengan nomor LP/B/4465/XI/2025. Keduanya juga melampirkan hasil visum sebagai bukti kekerasan.

Baca Juga :  Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat 28–29 Oktober 2025, BMKG Minta Warga Waspada

Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi serta mendalami peran para terlapor, termasuk JHI dan pihak lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.

Polisi juga menelusuri rekaman video yang sempat diambil korban sebagai alat bukti tambahan.

Fakta Penting:

  • Korban merupakan wanita hamil yang datang untuk meminta tanggung jawab.
  • Aksi pengeroyokan melibatkan lebih dari satu pelaku.
  • Bukti visum dan rekaman video telah diserahkan ke polisi.

Oleh sebab itu, aparat mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara hukum tanpa kekerasan, serta segera melapor jika mengalami tindak pidana serupa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB