Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa.

Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa.

BANJARMASIN, POSNEWS.CO.ID – Laut Jawa berubah menjadi lokasi operasi penyelamatan besar setelah Virgo Transport 8 hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapal yang membawa 243 orang itu dilaporkan menghadapi cuaca buruk sebelum komunikasi terputus.

Hingga pembaruan operasi pada pukul 12.00 WIB, Minggu (13/9/2026), Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 103 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Petugas mengerahkan kapal SAR, kapal TNI Angkatan Laut, kapal navigasi, kapal tunda, hingga helikopter untuk menyisir wilayah perairan yang menjadi lokasi terakhir kapal.

Perkembangan ini menunjukkan operasi penyelamatan masih berpacu dengan waktu. Apalagi, kondisi laut dan cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi petugas yang mencari penumpang lainnya.

Kapal Hilang Kontak Setelah Hadapi Cuaca Buruk

Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) menuju Banjarmasin.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima laporan kapal hilang kontak sekitar pukul 04.10 WITA.

Berdasarkan informasi awal, komunikasi dengan kapal terputus sekitar pukul 02.00 WITA setelah kapal menghadapi kondisi cuaca buruk.

Posisi terakhir kapal berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin, atau sekitar 148 kilometer.

Kondisi tersebut membuat Basarnas langsung mengerahkan personel dan kapal penyelamat menuju titik perkiraan posisi terakhir.

Baca Juga :  Tribun VIP GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Penonton Dilarikan ke 6 RS

Tiga Kapal Berhasil Selamatkan Puluhan Penumpang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan unsur SAR terus melakukan pencarian secara maksimal.

Pada pembaruan pukul 12.00 WIB, TB Mahausaha 9 berhasil mengevakuasi 16 orang. Sebanyak 15 orang ditemukan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.

“Sampai dengan pukul 12.00, upaya pencarian korban telah kami laksanakan dengan maksimal,” kata Putu, Minggu (13/9/2026).

Sementara itu, TB TCP berhasil menyelamatkan 38 orang. Seluruhnya dalam kondisi selamat.

Kemudian, MP Haida mengevakuasi 49 orang dan seluruh penumpang yang diselamatkan kapal tersebut juga dinyatakan selamat.

Dengan demikian, berdasarkan laporan SAR pukul 12.00 WIB, total mencapai 103 orang, terdiri dari 102 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

16 Orang Dibawa ke Pelabuhan Tuban

Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mahausaha 9 akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Sementara itu, 87 orang yang diselamatkan TB TCP dan MP Haida direncanakan dibawa menuju Banjarmasin.

Pembagian lokasi tujuan tersebut dilakukan berdasarkan kapal penyelamat yang berhasil menjangkau para penumpang di lokasi.

Helikopter Basarnas Kembali Menyisir Laut

Operasi pencarian tidak hanya mengandalkan kapal. Basarnas juga mengerahkan satu unit helikopter untuk melakukan pencarian dari udara.

Helikopter tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya dan kemudian mendarat untuk mengisi bahan bakar sebelum kembali melakukan penyisiran.

Selain helikopter, operasi melibatkan KN SAR Laksamana, KRI Nala, KN Kunyit, TB Mahausaha 9, TB TCP, dan MP Haida.

Baca Juga :  Siswa SMPN 1 Geyer Grobogan Tewas, DPR Desak Kementerian Pendidikan Usut Tuntas

Unsur KSOP, Distrik Navigasi, Pelindo, serta sejumlah instansi terkait juga mendukung proses pencarian dan penanganan para korban.

SAR Berpacu dengan Waktu

Pencarian korban di laut membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian. Petugas harus menyisir wilayah yang luas sambil menghadapi kondisi perairan dan perubahan cuaca.

Karena itu, masyarakat dan keluarga penumpang diimbau mengandalkan informasi resmi dari Basarnas maupun instansi terkait.

Informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak disebarkan karena dapat menambah kepanikan keluarga korban.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran, terutama ketika kapal menghadapi cuaca buruk.

Informasi cuaca, kesiapan alat keselamatan, komunikasi darurat, dan respons cepat menjadi bagian penting dalam menghadapi keadaan darurat di laut.

Data Evakuasi Terus Berubah

Angka korban dalam operasi SAR dapat berubah seiring petugas menemukan dan mengevakuasi penumpang dari lokasi kejadian.

Pembaruan resmi yang dikutip dari keterangan Kakansar Banjarmasin pada pukul 12.00 WIB mencatat 103 orang telah dievakuasi, dengan rincian 102 selamat dan satu meninggal dunia.

Namun, laporan media yang terbit sekitar pukul 12.19 WIB menyebut jumlah yang telah dievakuasi meningkat menjadi 115 orang, dengan satu korban meninggal dunia.

Angka tersebut masih perlu diselaraskan dengan pembaruan resmi terbaru dari Basarnas.

Dengan jumlah awal 243 orang di kapal, operasi pencarian masih menjadi prioritas. Tim SAR terus bergerak mencari penumpang lainnya dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terjatuh di Tengah Konvoi Futsal, Perempuan Asal Bali Tewas Terlindas
Hendak Terbang ke Manila, WN India Terciduk Punya 2 Paspor Identitas Berbeda
Kecelakaan Maut di Cikuda Bogor, Pemotor Perempuan Tewas Terbentur Truk
Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti
Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini
Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:01 WIB

Terjatuh di Tengah Konvoi Futsal, Perempuan Asal Bali Tewas Terlindas

Minggu, 1 November 2026 - 05:38 WIB

Hendak Terbang ke Manila, WN India Terciduk Punya 2 Paspor Identitas Berbeda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Kecelakaan Maut di Cikuda Bogor, Pemotor Perempuan Tewas Terbentur Truk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini

Berita Terbaru

Samsung merilis fitur deteksi sleep apnea AI rinci untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring. Simak kategori analisis pernapasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Luncurkan Fitur Deteksi Sleep Apnea Berbasis AI

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:31 WIB

Update Android 17 mulai bergulir untuk Samsung, OPPO, vivo, realme, OnePlus, dan Nothing. Simak jadwal distribusi lengkapnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Android 17 Resmi Bergulir: Simak Jadwal Lengkap Pembaruan

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:23 WIB

Samsung dikabarkan garap tablet lipat 17 inci yang bisa dilipat jadi 8 inci. Simak bocoran spesifikasi, konsep desain, dan persaingannya dengan Apple. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Garap Tablet Lipat Raksasa 17 Inci

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:21 WIB