JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf langsung bereaksi tegas setelah menemukan 2.708 ASN di lingkungan Kementerian Sosial tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 1447 Hijriah.
Pemerintah memastikan langkah pembinaan akan dilakukan untuk menegakkan disiplin aparatur.
Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi pelanggaran disiplin tersebut.
Ia memastikan pembinaan akan dilakukan secara menyeluruh agar ASN tidak lagi mengulang kesalahan serupa.
“Kami akan melakukan pembinaan agar seluruh pegawai disiplin dan tidak melanggar ketentuan yang telah disepakati,” tegas Gus Ipul, Rabu (25/3/2026).
Wajib Ikut Apel Pembinaan, Tanpa Terkecuali
Sebagai tindak lanjut, Kemensos langsung mewajibkan seluruh ASN yang absen untuk mengikuti apel pembinaan pada Kamis (26/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Apel ini digelar secara hybrid, yakni daring dan luring. ASN yang berada di Jakarta diwajibkan hadir langsung di kantor, sementara yang berada di luar daerah dapat mengikuti secara daring dari wilayah masing-masing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gus Ipul menegaskan, seluruh ASN yang absen telah terdata lengkap, termasuk nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Dengan demikian, tidak ada celah bagi pegawai yang mangkir untuk menghindari pembinaan.
“Sebanyak 2.708 ASN yang sudah tercatat wajib mengikuti apel pembinaan besok pagi,” tegasnya.
Disiplin ASN Jadi Sorotan Pascalebaran
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga kedisiplinan ASN, khususnya setelah libur panjang Lebaran.
Selain pembinaan, langkah ini juga menjadi peringatan keras agar aparatur negara tetap profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Dengan langkah tegas ini, Kemensos berharap seluruh ASN dapat kembali bekerja secara optimal dan tidak mengabaikan kewajiban sebagai pelayan masyarakat. (red)
Editor : Hadwan



















