Balita Raya Meninggal di Sukabumi, Kemensos Lakukan Asesmen Keluarga

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Posnews/Ist)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Posnews/Ist)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Balita asal Sukabumi, Jawa Barat, Raya (3), meninggal dunia setelah ditemukan cacing di tubuhnya, memicu keprihatinan publik. Menindaklanjuti kasus ini, Kementerian Sosial (Kemensos) langsung melakukan asesmen terhadap keluarga Raya untuk memastikan perlindungan dan penanganan.

Kemensos Asesmen Keluarga

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan, asesmen dilakukan secara intensif terhadap orangtua dan saudara Raya agar mereka bisa dipindahkan ke sentra Kemensos.

“Kementerian Sosial sudah turun untuk melakukan asesmen, dan orangtua maupun saudara kini dalam proses penilaian,” ujar Gus Ipul, Minggu (24/8/2025).

Gus Ipul menambahkan, Kemensos akan menempatkan keluarga Raya di sentra Sukabumi dengan pendampingan sosial dan perlindungan penuh. ‘Keluarga akan ditempatkan di sentra Sukabumi dan didampingi untuk menerima layanan sosial yang layak,’ jelas Gus Ipul.

Pelajaran dari Kasus Raya

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah pusat dan daerah. Gus Ipul menegaskan, pemerintah harus memperkuat pendataan warga yang belum tercatat, karena Raya sempat tidak memiliki BPJS dan kehilangan akses layanan kesehatan.

Baca Juga :  Pendakwah SAM Jadi Tersangka Pencabulan, Korban Diduga Santri Dijanjikan ke Mesir

“Kasus ini mengingatkan kita untuk menyisir warga yang membutuhkan perlindungan dan jaminan sosial,” ujar Gus Ipul. Pemerintah akan memperkuat koordinasi antar-daerah agar kasus serupa tidak terulang.

Langkah Pemerintah ke Depan

Selain asesmen keluarga Raya, Kemensos memperketat pemantauan anak-anak rentan di seluruh Indonesia dan memastikan mereka memiliki akses BPJS, pendidikan, serta perlindungan sosial.

“Kami pastikan semua anak tercatat dan menerima layanan yang layak,’ pungkas Gus Ipul.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung
Pengawasan WNA Diperketat, Ditjen Imigrasi Catat 10.911 Tindakan Keimigrasian
Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla
Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok
Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK
Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pengawasan WNA Diperketat, Ditjen Imigrasi Catat 10.911 Tindakan Keimigrasian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Berita Terbaru