Sopir Bus Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Tol Krapyak, 16 Orang Tewas

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang. (Posnews/Ist)

Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Polisi resmi menetapkan sopir bus PO Cahaya TranSopir Bus Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakas, Gilang (22), sebagai tersangka kecelakaan maut di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang.

Insiden tragis itu menewaskan 16 penumpang.

Penetapan tersangka dilakukan usai penyidik menggelar perkara dan mengantongi bukti permulaan yang cukup.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Muhammad Syahduddi menegaskan, hasil gelar perkara menyimpulkan sopir bus bertanggung jawab atas kecelakaan fatal tersebut.

Baca Juga :  Tragedi di Tol Semarang–Batang, Bus Haryanto Terguling Korban Bergelimpangan

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan pengemudi bus Cahaya Trans sebagai tersangka,” ujar Syahduddi, Selasa (23/12/2025).

Selanjutnya, polisi memeriksa empat saksi, termasuk penumpang selamat dan saksi mata di lokasi kejadian. Penyidik juga meminta keterangan ahli guna memastikan kondisi kendaraan saat kecelakaan terjadi.

“Kami sudah memeriksa empat saksi, baik yang melihat langsung maupun penumpang yang selamat dan mengalami luka ringan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas perbuatannya, Gilang dijerat Pasal 310 Ayat 2, 3, dan 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara.

Baca Juga :  PSS Sleman Terbang Tinggi! Taklukkan Balikpapan 2-1, Kembali Rebut Puncak Klasemen

Sebagai informasi, kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (22/12/2025). Dari total 34 orang di dalam bus, 16 penumpang meninggal dunia, sementara 18 lainnya berhasil selamat.

Tragedi ini kembali menjadi sorotan tajam soal keselamatan transportasi umum dan tanggung jawab pengemudi di jalan raya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Iduladha, Satpol PP Bongkar Lapak Kurban Liar di Johar Baru dan Tanah Abang
Pendaki Singapura Tewas di Gunung Dukono, Polisi Bongkar Kelalaian Open Trip
WHO Tetapkan Status Darurat Internasional di Tengah Konflik
Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah
Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump
Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar
Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar
Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:06 WIB

Jelang Iduladha, Satpol PP Bongkar Lapak Kurban Liar di Johar Baru dan Tanah Abang

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pendaki Singapura Tewas di Gunung Dukono, Polisi Bongkar Kelalaian Open Trip

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

WHO Tetapkan Status Darurat Internasional di Tengah Konflik

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:10 WIB

Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Berita Terbaru

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola strain Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

INTERNASIONAL

WHO Tetapkan Status Darurat Internasional di Tengah Konflik

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:21 WIB

Penyelarasan kekuatan baru. Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengecam rencana perisai rudal

INTERNASIONAL

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB