ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pencuri. (Freepik)

Ilustrasi, Pencuri. (Freepik)

BINJAI, POSNEWS.CO.ID – Niat jahat Fitri Wika Sari (31) berakhir di balik jeruji. Asisten rumah tangga (ART) itu nekat mencuri perhiasan emas milik majikannya di Kota Binjai, Sumatera Utara. Akibat ulahnya, korban tekor hingga Rp112 juta.

Pelaku menggondol emas 22 karat seberat 56,5 gram. Emas itu terdiri dari dua cincin, satu kalung, dan satu mainan kalung.

Pelaku menjalankan aksinya di rumah korban di Jalan Danau Laut Tawar, Kecamatan Binjai Timur.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menegaskan, pelaku bekerja sebagai ART di rumah korban dan memanfaatkan kepercayaan majikan untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga :  Fakta Baru Kasus Alvaro, Ayah Tiri Diduga Bunuh Diri di Ruang Konseling Bukan di Sel

“Pelaku bekerja sebagai ART di rumah korban dan mencuri perhiasan emas milik majikannya,” tegas Mirzal, Minggu (8/2/2026).

Korban baru menyadari pencurian itu saat hendak berangkat ke bank untuk mengambil gaji. Ketika membuka lemari, korban mendapati dompet penyimpanan perhiasan sudah kosong.

Merasa dirugikan, korban langsung melapor ke Polres Binjai pada 26 Januari 2026. Menindaklanjuti laporan itu, polisi bergerak cepat memburu pelaku.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian menjelaskan, Tim Cobra menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku.

“Tim melakukan penyelidikan dan langsung mengamankan tersangka di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (6/2/2026) sore,” ujar Hizkia.

Kini, polisi menahan pelaku di sel Polres Binjai. Penyidik masih mendalami motif pencurian serta menelusuri kemungkinan emas hasil curian telah dijual atau digadaikan.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal pencurian dan mengancamnya hukuman penjara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas
Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang
Cuaca Jabodetabek 4 April 2026, Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
Celah di Jalur Blokade: Kapal Perancis dan Jepang Berhasil Lintasi Selat Hormuz Lewat Jalur Diplomasi
Melampaui Positivisme: Mengenal Post-Positivisme dan Kritik Teori Kritis
Pindah Jalur, Ojol Tewas di Jalan Raya Sulawesi Usai Diseruduk Dump Truck
Positivisme di Era Big Data: Ketika Algoritma Menjadi Penentu Kebenaran Tunggal
Nenek Dibunuh Cucu di Siak, Leher Digorok dan Harta Dibawa Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 06:15 WIB

Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas

Sabtu, 4 April 2026 - 06:08 WIB

Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

Sabtu, 4 April 2026 - 06:01 WIB

Cuaca Jabodetabek 4 April 2026, Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Sabtu, 4 April 2026 - 05:06 WIB

Celah di Jalur Blokade: Kapal Perancis dan Jepang Berhasil Lintasi Selat Hormuz Lewat Jalur Diplomasi

Jumat, 3 April 2026 - 20:43 WIB

Melampaui Positivisme: Mengenal Post-Positivisme dan Kritik Teori Kritis

Berita Terbaru

Ilustrasi, Taruhan nyawa di zona tempur. Jatuhnya jet tempur pertama Amerika Serikat di wilayah Iran memicu operasi pencarian dan penyelamatan darurat, sekaligus membongkar celah antara retorika politik Washington dengan realitas kekuatan militer Teheran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:08 WIB