SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SBY menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam forum dialog ekonomi di Museum SBY–ANI Pacitan. (Posnews/Ist)

SBY menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam forum dialog ekonomi di Museum SBY–ANI Pacitan. (Posnews/Ist)

PACITAN, POSNEWS.CO.ID – Manuver politik tingkat tinggi muncul dari Pacitan. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terang-terangan pasang badan untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari kampung halamannya, SBY mengajak seluruh elite nasional bersatu dan berhenti tarik-menarik kepentingan di tengah ancaman ekonomi global.

SBY menyampaikan sikap itu dalam forum dialog bertajuk “New Economy, New Road to Prosperity” di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Minggu (8/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan tokoh nasional dan pemangku kepentingan, SBY menegaskan dukungannya bukan basa-basi.

“Saya memberikan dukungan penuh dan akan terus membantu dengan cara saya agar visi dan agenda pembangunan nasional berjalan dengan baik. Keberhasilan Presiden Prabowo adalah keberhasilan rakyat dan masa depan Indonesia,” tegas SBY.

Baca Juga :  Indonesia Kini Mandiri Atasi Bencana Sumatera, Menhan Sjafrie: Tak Perlu Bantuan Asing

SBY blak-blakan menyebut tantangan ekonomi ke depan tidak main-main. Dunia, kata dia, sedang bergerak menuju era ekonomi baru yang ditandai gejolak global, konflik geopolitik, dan persaingan teknologi.

Karena itu, SBY meminta semua pihak menghentikan manuver politik sempit dan mulai membangun kolaborasi nasional lintas sektor.

Ia menilai, tanpa persatuan elite, agenda besar pemerintahan Prabowo berpotensi tersendat.

Tak hanya bicara dukungan, SBY juga menyodorkan resep. Ia menekankan ekonomi masa depan harus bertumpu pada teknologi, inovasi, kualitas sumber daya manusia, serta kekuatan industri jangka panjang.

Menurut SBY, dukungannya bukan sekadar endorsement politik. Ia mengklaim siap ikut memberi pemikiran strategis dan solusi konkret jika negara menghadapi kebuntuan kebijakan.

Baca Juga :  Kurban Istiqlal 2026: 78 Hewan Disembelih, Daging Capai 10 Ton

SBY juga menyentil pola pikir jangka pendek. Ia menegaskan Indonesia tidak bisa terus berpikir lima tahunan.

Negara, kata dia, wajib membangun perencanaan jangka panjang lintas generasi jika ingin naik kelas menjadi negara maju.

“Tanpa konsistensi kebijakan dan visi jauh ke depan, kita akan jalan di tempat,” sindir SBY.

Pernyataan SBY ini langsung menyedot perhatian publik. Dukungan terbuka mantan presiden itu dinilai memperkuat posisi politik Presiden Prabowo sekaligus menjadi sinyal agar elite berhenti bermain api di tengah tekanan ekonomi global yang kian panas. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB