KNKT Selidiki Jatuhnya ATR 42-500 di Sulawesi Selatan, Pencarian Terkendala ELT Tak Aktif

Minggu, 18 Januari 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Video Puing Diduga Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros. (Posnews/Ist)

Viral Video Puing Diduga Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros. (Posnews/Ist)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di wilayah Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, memicu operasi pencarian besar-besaran oleh ratusan personel SAR gabungan, pada Sabtu (17/1/2026).

Basarnas memastikan pesawat membawa 11 orang, terdiri dari awak dan penumpang, dengan kontak terakhir tercatat sekitar pukul 13.17 WITA.

Tim SAR memusatkan pencarian di Pegunungan Kapur Bantimurung, Leang-Leang, menyusul laporan temuan jejak puing dan serpihan yang diduga bagian pesawat di lereng Gunung Bulu Saraung.

Petugas telah mengevakuasi sebagian serpihan badan pesawat dari lokasi tersebut.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengumpulkan data awal untuk investigasi dan belum menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Baca Juga :  BNPB Pastikan Seluruh Korban Tertimbun di Ponpes Al Khoziny Ditemukan

KNKT menduga sinyal emergency locator transmitter (ELT) gagal terkirim karena alat itu hancur saat benturan.

Disisi lain, Biddokkes Polda Sulsel menyiagakan pos ante mortem untuk mendata identitas awak dan penumpang.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan mengintensifkan pencarian sejak dini hari untuk menemukan pesawat dan korban. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Perketat Pengamanan Saat Usut Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Mabes TNI Jelaskan Alasan Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Ketat
Brankas Tersembunyi di Rumah Sentul Simpan 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, BMKG Imbau Warga Waspadai Suhu Panas
SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:45 WIB

Polri Perketat Pengamanan Saat Usut Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:24 WIB

Mabes TNI Jelaskan Alasan Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Ketat

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:48 WIB

Brankas Tersembunyi di Rumah Sentul Simpan 74 Kg Emas dan Rp476 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:35 WIB

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah, BMKG Imbau Warga Waspadai Suhu Panas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Berita Terbaru

Kabar buruk bagi pencinta RPG legendaris. Pengembang masih butuh waktu dua tahun untuk merilis The Elder Scrolls 6 setelah pemangkasan karyawan massal. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

The Elder Scrolls 6 Baru Rilis 2 Tahun Lagi

Kamis, 9 Jul 2026 - 13:13 WIB

Potensi pemangkasan konten game klasik. Kebocoran daftar trofi mengindikasikan absennya beberapa mode permainan legendaris pada versi konsol modern Call of Duty: Black Ops. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rerilis Call of Duty Black Ops 1 dan 2 di PS4 serta PS5

Kamis, 9 Jul 2026 - 10:57 WIB