Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 79 Santri Dievakuasi, 1 Tewas

Selasa, 30 September 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR mengevakuasi korban dari reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan bantuan ekskavator pada operasi hari ketujuh. Dok: Istimewa

Petugas SAR mengevakuasi korban dari reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo dengan bantuan ekskavator pada operasi hari ketujuh. Dok: Istimewa

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Musibah tragis menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Musala pesantren tersebut ambruk saat puluhan santri sedang melaksanakan salat Asar berjamaah, Senin (29/9/2025) sore.

Polisi mencatat sebanyak 79 orang berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Namun, satu korban dinyatakan tewas di RS Siti Hajar Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, menjelaskan korban dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda. Sebanyak 45 orang dibawa ke RS Siti Hajar, sedangkan 34 korban lainnya dirawat di RSUD Notopuro.

Baca Juga :  BNPB Temukan 36 Jenazah di Ponpes Al-Khoziny, 27 Santri Masih Tertimbun

“Di RS Siti Hajar, dari 45 korban, satu meninggal dunia. Saat ini jenazah sedang diproses administrasi sebelum dipulangkan ke keluarga,” kata Jules, Selasa (30/9/2025).

Evakuasi Masih Berlangsung

Hingga kini, tim SAR gabungan dari Polisi, Basarnas, BPBD, dan relawan masih menyisir lokasi reruntuhan. Belum ada data pasti apakah masih ada santri yang terjebak.

“Kami tidak bisa berspekulasi. Evakuasi dilakukan hati-hati agar tidak membahayakan korban maupun petugas,” tegas Jules.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan! Cuaca Jabodetabek Hari Ini Bisa Berubah Drastis, Warga Diminta Siaga

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga Santri Mulai Berdatangan

Sementara itu, keluarga para santri berdatangan ke Ponpes Al Khoziny. Mereka menunggu kabar di ruangan khusus yang disediakan pihak pesantren.

Musibah ini menambah daftar panjang bangunan ambruk di Jawa Timur akibat konstruksi tua dan cuaca ekstrem.

Warga sekitar berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pemeriksaan bangunan pesantren agar tragedi serupa tidak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China
Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:07 WIB

Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Visi kemitraan masa depan. Wakil Perdana Menteri China He Lifeng mengajak Belgia untuk mempererat tradisi kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan dunia yang terbuka di tengah dinamika hubungan China-Uni Eropa.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

Modernisasi armada laut. Presiden Pakistan Asif Ali Zardari meresmikan kapal selam pertama dari delapan unit kelas Hangor di Sanya, China, sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan maritim dan deterensi di kawasan Samudra Hindia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:46 WIB

Ketahanan energi lintas benua. Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan pemerintah Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis untuk menjamin kelancaran pasokan LNG dan produk minyak olahan guna meredam dampak penutupan Selat Hormuz. Dok: Yonhap.

INTERNASIONAL

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB