Tak Diberi Uang Perbaikan Angkot, Anak Bunuh Ayah Kandung di Sepatan Timur Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Kasus pembunuhan sadis mengguncang Desa Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.

Seorang pria berinisial FK (38) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, LHN (75), hanya karena permintaan uang perbaikan angkutan kota (angkot) tak dipenuhi.

Pelaku kini resmi menyandang status tersangka setelah polisi mengungkap fakta keji di balik peristiwa berdarah tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, keluarga mencurigai kondisi korban setelah menerima kabar dari anak pelapor.

Selanjutnya, adik kandung korban mendatangi rumah LHN dan mendapati sang kakak sudah tak bernyawa.

Baca Juga :  HUT Kemerdekaan RI ke-80, Prabowo Tetapkan 18 Agustus Sebagai Hari Libur

“Pelapor memastikan korban telah meninggal dunia, lalu segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sepatan,” ujar Budi, Minggu (18/1).

Dicekik, Dipukul Balok hingga Hebel

Berdasarkan hasil penyelidikan, FK diduga melakukan kekerasan brutal terhadap ayahnya. Pelaku mencekik dan memukul korban menggunakan balok, sebelum akhirnya menghantam wajah korban berkali-kali memakai hebel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akibat pukulan itu, korban mengalami pendarahan hebat dan retak pada bagian kepala hingga meninggal dunia. Setelah kejadian, tersangka langsung kabur meninggalkan lokasi,” jelas Budi.

Motif Ekonomi Jadi Pemicu

Lebih lanjut, polisi menduga motif pembunuhan dipicu persoalan ekonomi. FK disebut membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus memperbaiki angkot miliknya.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Sindikat Dolar Palsu di Banten, 5 Pelaku Diciduk dan Jaringan Diburu

Di sisi lain, korban sebelumnya sempat menjanjikan uang hasil penjualan rumah, namun janji itu belum direalisasikan.

“Tekanan ekonomi dan kekecewaan diduga menjadi pemicu utama tindakan tersangka,” ungkapnya.

Terancam 15 Tahun Penjara

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta menggelar perkara.

Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan minimal dua alat bukti sah, termasuk keterangan saksi dan ahli.

Atas perbuatannya, FK dijerat Pasal 458 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB