Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal One Way dan Ganjil-Genapnya

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mudik Lebaran 2026, Polisi Andalkan One Way untuk Urai Macet. (Posnews/Jasa Marga)

Mudik Lebaran 2026, Polisi Andalkan One Way untuk Urai Macet. (Posnews/Jasa Marga)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah memberlakukan skema rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 2026 di sejumlah ruas tol utama untuk menjamin perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

Pemerintah mengambil langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H serta menekan potensi kemacetan panjang di jalur favorit pemudik.

Melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (3/3/2026), Kementerian Sekretariat Negara menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan sistem satu arah (one way), lajur lawan arah (contra flow), dan kebijakan ganjil-genap di sejumlah tol utama Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menyusun skema ini berdasarkan evaluasi mudik tahun-tahun sebelumnya agar distribusi kendaraan lebih terkendali dan efisien.

Jadwal One Way Mudik dan Balik Lebaran 2026

Pemerintah memberlakukan sistem one way arus mudik pada 17–20 Maret 2026. Petugas menerapkan skema ini dari Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga Tol Semarang-Solo KM 421 mulai pukul 12.00 hingga 00.00 WIB.

Selanjutnya, pemerintah menerapkan sistem one way untuk arus balik pada 23–29 Maret 2026 di jalur sebaliknya dengan jam operasional yang sama, pukul 12.00–00.00 WIB.

Baca Juga :  MKD DPR Gelar Sidang Etik Terbuka 29 Oktober, 5 Anggota DPR Siap Diperiksa

Jadwal Contra Flow Tol Jakarta-Cikampek

Selain itu, pemerintah menerapkan contra flow di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga KM 70 pada:

  • 17–20 Maret 2026 pukul 14.00–00.00 WIB
  • 21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB
  • 22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB

Kemudian, saat arus balik, petugas memberlakukan contra flow dari KM 70 hingga KM 47 mulai 23 Maret pukul 14.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.

Pemerintah juga menerapkan rekayasa serupa di Tol Jagorawi KM 21 hingga KM 8 pada 24 dan 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB.

Ganjil-Genap Tol Selama Mudik

Untuk mengendalikan volume kendaraan, pemerintah memberlakukan ganjil-genap mudik 2026 pada 17–20 Maret 2026 di Tol Karawang Barat KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414 serta Tol Tangerang-Merak KM 31 hingga KM 98 mulai pukul 14.00–00.00 WIB.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Bentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta untuk Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

Sementara itu, pemerintah akan memberlakukan ganjil-genap arus balik pada 29 Maret 2026 mulai pukul 00.00 WIB.

Kapolri: Rekayasa Lalu Lintas Tetap Jadi Andalan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri terus mengandalkan strategi rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan selama Operasi Ketupat 2026.

Ia menyampaikan pernyataan itu dalam rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat 2026 di STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, Polri berhasil mencegah kemacetan parah pada mudik sebelumnya karena konsisten menerapkan one way dan contra flow secara terukur.

Selain menerapkan rekayasa lalu lintas, Polri juga mengatur kapasitas rest area di jalan tol dan membatasi operasional kendaraan sumbu tiga selama periode mudik dan arus balik.

Dengan skema tersebut, pemerintah menargetkan mudik Lebaran 2026 berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Meski begitu, pemudik tetap harus memantau informasi resmi, mematuhi rambu lalu lintas, dan menyesuaikan jadwal perjalanan agar terhindar dari kepadatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Kapolri Ingatkan Modus Narkotika Cair lewat Vape
Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran
25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak
Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta
Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi
Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi
103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari
11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Kapolri Ingatkan Modus Narkotika Cair lewat Vape

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27 WIB

25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi

Berita Terbaru

Proyek megah pesisir Vingroup di Can Gio mengancam keberadaan hutan mangrove pelindung banjir Kota Ho Chi Minh. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:36 WIB

Tiongkok menjelma menjadi pemasok utama teknologi desalinasi dan pemurnian air global lewat inisiatif Belt and Road. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:28 WIB