Cuaca Ekstrem, Dishub DKI Hentikan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu dari Muara Angke

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal cepat Dishub DKI Jakarta bersandar di Pelabuhan Muara Angke akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menuju Kepulauan Seribu. (Posnews/Ist)

Kapal cepat Dishub DKI Jakarta bersandar di Pelabuhan Muara Angke akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menuju Kepulauan Seribu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghentikan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dishub DKI mengambil langkah ini setelah cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Jakarta dan membahayakan keselamatan pelayaran.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dishub DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar, menegaskan penghentian layanan berlaku sejak Minggu, 25 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Rabu (28/1/2026), Dishub belum mengizinkan kapal cepat kembali beroperasi.

“Hari ini kapal cepat menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke masih belum bisa diberangkatkan karena kondisi cuaca belum kondusif,” tegas Wildan.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Utara dan Jakarta Selatan Hari Ini

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), angin bertiup dengan kecepatan 11 hingga 15 knot di wilayah Kepulauan Seribu. Selain itu, gelombang laut mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Kondisi tersebut menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan penumpang dan awak kapal.

Tak hanya cuaca, Dishub DKI juga menunggu penerbitan izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Tanpa izin tersebut, Dishub melarang kapal cepat beroperasi.

“Dishub akan membuka kembali operasional kapal setelah cuaca dinyatakan aman dan KSOP menerbitkan izin berlayar. Masyarakat dapat memantau informasi resmi melalui kanal Dishub DKI Jakarta,” jelas Wildan.

Baca Juga :  Sabu 15 Kg Digagalkan Polda Sumut, Polisi Buru DPO Pengendali Jaringan

Sementara itu, Pengawas UPAP Dishub DKI Jakarta, Mulyadi, memastikan penghentian operasional berlaku untuk seluruh lintasan, baik menuju Kepulauan Seribu Selatan maupun Kepulauan Seribu Utara.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan laut serta rutin memantau informasi resmi terkait jadwal pelayaran.

Bagi calon penumpang yang telah membeli tiket, Mulyadi menjamin pengembalian dana secara penuh sesuai ketentuan.

“Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Kami akan mengembalikan seluruh tiket yang sudah dibeli sesuai prosedur,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB