Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pasangan suami istri (Pasutri) ditangkap. (Posnews/iStock)

Ilustrasi, pasangan suami istri (Pasutri) ditangkap. (Posnews/iStock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Modus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pasangan suami istri ini terbilang tak biasa. Saat menjalankan aksinya, keduanya diduga membawa anak balita.

Polisi menduga keberadaan sang anak sengaja digunakan untuk memancing rasa iba warga jika aksi mereka terbongkar.

Modus tersebut akhirnya terungkap setelah Polsek Kebayoran Lama membongkar jaringan pencurian yang melibatkan pasangan suami istri berinisial S (24) dan NA (18).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari tangan mereka, polisi mengamankan sembilan sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Selain pasutri tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial T (55) yang diduga berperan sebagai penadah.

Bawa Balita Saat Mencuri Motor

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam mengatakan pengungkapan bermula dari informasi pencurian motor yang viral di media sosial pada Senin (17/8/2026).

Polisi kemudian mencocokkan informasi tersebut dengan hasil penyelidikan di lapangan. Penyidik menggunakan metode scientific crime investigation (SCI) untuk mengungkap rangkaian aksi yang diduga dilakukan pasangan tersebut.

Hasilnya, polisi menemukan pola yang sama dalam sejumlah kejadian.

“Kami melakukan pengembangan dengan metode SCI atau scientific crime investigation, sehingga berhasil mengamankan beberapa pelaku, kurang lebih dua pelaku dengan modus operandi pasangan suami istri dengan membawa anak balita,” kata Seala saat jumpa pers di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga :  Brimob Polda Metro Jaya Siaga Pasca Tawuran Manggarai, Aparat Sisir Lokasi Rawan

Dari pengembangan itu, polisi kemudian mengamankan sembilan kendaraan roda dua.

Warga Sempat Iba

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Tasyuri mengungkap alasan pasangan tersebut diduga membawa anak ketika mencuri.

Menurut dia, balita itu digunakan sebagai bagian dari modus agar warga merasa iba apabila pelaku tertangkap.

Tasyuri mengatakan modus tersebut bahkan pernah membuat perkara berhenti di tingkat warga. Dalam salah satu kejadian, pelaku sempat diamankan masyarakat.

Namun, karena melihat pelaku bersama anak kecil, warga memilih tidak melanjutkan perkara setelah sepeda motor dikembalikan.

“Waktu melakukan pencurian, pelaku bersama istri dan anaknya yang balita. Telah kami dalami, itu hanya suatu modus untuk biar warga itu iba kalau dia ketangkap,” ujar Tasyuri.

Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana keberadaan anak diduga dimanfaatkan untuk mengaburkan situasi ketika pelaku berhadapan dengan masyarakat.

Polisi Kejar hingga Pandeglang

Setelah menghubungkan laporan warga dengan informasi yang beredar di media sosial, polisi mendapatkan petunjuk bahwa pasangan tersebut tinggal di Pandeglang, Banten.

Penyidik kemudian bergerak melakukan penangkapan.

Polisi akhirnya mengamankan S dan NA di rumah S di Pandeglang pada pekan sebelumnya. Saat ditangkap, keduanya berada bersama anak balitanya.

“Pada hari Kamis minggu kemarin, kita amankan pelaku di Pandeglang di rumah tersangka cowok, bersama istri dan ada anaknya yang balita,” kata Tasyuri.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Curanmor Pikap Diciduk, Polisi Ungkap Dugaan Aksi di 14 Lokasi

Penangkapan itu menjadi titik penting bagi polisi untuk membongkar dugaan aksi pencurian lainnya.

Sembilan Motor Diamankan

Dari hasil pengembangan, polisi mengamankan sembilan sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian pasangan tersebut.

Polisi masih mencocokkan kendaraan-kendaraan itu dengan laporan kehilangan yang masuk. Selain mengamankan pasutri, polisi juga menangkap T yang diduga menjadi penadah hasil curanmor.

Menurut Seala, motor hasil pencurian dijual kepada penadah dengan harga sekitar Rp1,5 juta per unit. “Untuk satu unitnya kurang lebih Rp1,5 juta ke penadah,” kata Seala.

Jika seluruh sembilan kendaraan tersebut dijual dengan nilai yang sama, nilainya mencapai sekitar Rp13,5 juta.

Namun, nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan harga yang disebut polisi dan bukan berarti seluruh transaksi sembilan kendaraan berlangsung dengan nilai identik.

Polisi Dalami Peran Masing-Masing

Polisi masih mendalami rangkaian aksi pasangan tersebut, termasuk lokasi pencurian lain yang diduga berkaitan dengan mereka.

Penyidik juga perlu memastikan status masing-masing kendaraan yang diamankan serta mencocokkannya dengan laporan korban.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak lengah ketika melihat aksi mencurigakan.

Rasa iba terhadap anak memang manusiawi, tetapi masyarakat tetap dapat meminta bantuan polisi apabila menemukan dugaan tindak pidana.

Di sisi lain, penggunaan balita dalam dugaan aksi kriminal juga menjadi persoalan serius karena anak berada dalam situasi yang seharusnya tidak melibatkan mereka. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB