Kasus Air Keras Siswa SMK di Cempaka Putih Alami Cedera Mata, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap tiga siswa SMK di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Akibat insiden tersebut, salah satu korban mengalami cedera pada bagian mata dan sempat menjalani perawatan medis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, pihaknya mengetahui kondisi korban setelah orang tua korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Saat ini, korban menjalani perawatan lanjutan di rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang korban sudah berada di rumah. Sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisinya memungkinkan untuk rawat jalan,” kata Roby kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Namun demikian, Roby menyebut penyidik belum dapat memeriksa langsung kondisi korban. Hingga kini, korban juga belum bersedia memberikan keterangan terkait insiden penyiraman tersebut.

Baca Juga :  Andrie Yunus Korban Air Keras Tolak Kunjungan Oditur Militer di RSCM

“Kami belum bisa melihat langsung kondisinya karena korban masih belum siap diperiksa. Informasi yang kami terima masih dari orang tuanya,” ujarnya.

Identitas Pelaku Dikantongi Polisi

Meski belum mengamankan pelaku, polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku. Roby menegaskan, korban dan pelaku berasal dari sekolah yang berbeda.

“Saat ini pelaku belum diamankan. Namun identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dan masih kami verifikasi,” tegasnya.

Aksi Viral di Media Sosial

Kasus ini mencuat setelah video penyiraman air keras tersebut viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam video yang beredar, terlihat tiga pelajar berseragam sekolah berboncengan sepeda motor. Mereka sempat berhenti di pinggir jalan sebelum kembali melaju.

Baca Juga :  Razia Obat Ilegal di Tanah Abang, 10 Pengedar Diciduk! Ribuan Butir Disita

Saat berpapasan dengan pelajar lain yang juga berboncengan dari arah berlawanan, para pelaku mendekati korban, menyerempet sepeda motor, lalu menyiramkan cairan dari botol kemasan.

Cairan tersebut mengenai tubuh korban, sementara ketiga pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Cairan Diduga Air Keras

Roby menyatakan, cairan yang digunakan pelaku diduga air keras. Namun polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan jenis zat kimia yang disiramkan.

“Diduga air keras. Untuk jenis pastinya, kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” pungkas Roby.

Polisi kini terus memburu para pelaku dan mendalami motif penyiraman air keras tersebut, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru