JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberangkatkan 26.500 warga melalui program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Untuk memperlancar arus mudik, Pemprov DKI langsung menyiapkan 661 bus yang akan melayani berbagai rute favorit di Pulau Jawa dan sebagian Sumatera.
Melalui program ini, Pemprov DKI mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga menekan kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan selama musim mudik.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas arus balik gratis agar para pemudik dapat kembali ke Jakarta dengan aman, nyaman, dan tertib.
Pendaftaran mudik gratis rencananya dibuka secara daring melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta serta posko layanan di sejumlah kantor wali kota.
Calon peserta wajib menyiapkan KTP DKI Jakarta dan Kartu Keluarga sebagai syarat administrasi. Pemprov juga akan menerapkan sistem kuota per kota tujuan untuk pemerataan layanan.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta turut mengantisipasi lonjakan mobilitas selama Ramadan 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinas Perhubungan DKI akan berkoordinasi dengan kepolisian dan pengelola terminal guna memastikan kelayakan armada serta kesehatan pengemudi sebelum keberangkatan.
Tak hanya fokus pada warga yang mudik, Pemprov juga mendorong perputaran ekonomi ibu kota. Pemerintah daerah menggandeng pusat perbelanjaan dan pelaku UMKM untuk menghadirkan program diskon dan promo khusus Ramadan.
Dengan demikian, warga yang tidak mudik tetap bisa menikmati suasana Lebaran di Jakarta dengan berbagai penawaran menarik.
Pramono berharap Ramadan 2026 berlangsung lebih semarak dengan meningkatnya aktivitas ibadah dan kegiatan sosial di masjid maupun musala.
Ia juga mengajak seluruh warga menjaga ketertiban, keamanan, dan toleransi antarumat beragama agar Jakarta tetap kondusif hingga Idulfitri.
Melalui program mudik gratis dan dukungan ekonomi lokal ini, Pemprov DKI Jakarta memastikan perayaan Lebaran 2026 berlangsung lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga. (red)
Editor : Hadwan





















