Satu Bulan untuk Kesepakatan Iran atau Hadapi Konsekuensi Traumatis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trump klaim AS tidak butuh Kanada, padahal negaranya bergantung pada minyak, aluminium, dan potash Kanada dalam jumlah besar. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

Trump klaim AS tidak butuh Kanada, padahal negaranya bergantung pada minyak, aluminium, dan potash Kanada dalam jumlah besar. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran pada Kamis (12/2/2026). Ia berharap Washington dan Teheran mampu mencapai kesepakatan dalam waktu satu bulan ke depan guna menghindari pecahnya konflik terbuka.

Trump menegaskan bahwa kegagalan dalam meja perundingan akan memicu konsekuensi yang “sangat traumatis” bagi Iran. Oleh karena itu, ia mendesak para pemimpin Iran untuk segera mengambil keputusan strategis. “Kita harus membuat kesepakatan. Jika tidak, hal itu akan menjadi sangat traumatis,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Ancaman “Fase Dua” dan Penguatan Militer

Dalam pernyataannya, Trump secara eksplisit menyinggung kemungkinan dimulainya “Fase Dua”. Tahap ini merujuk pada peningkatan eskalasi militer yang signifikan. Bahkan, ia mengingatkan kembali serangan militer AS ke fasilitas nuklir Teheran saat perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juli 2025 lalu.

Guna memperkuat tekanan tersebut, Pentagon kini menyiagakan aset angkatan laut tambahan di kawasan Timur Tengah. Selain kapal induk USS Abraham Lincoln yang sudah berada di lokasi, Departemen Pertahanan dilaporkan tengah menyiapkan kelompok tempur kapal induk kedua. Dengan demikian, kehadiran militer AS kini berada pada tingkat kesiapan tertinggi untuk melancarkan serangan jika jalur diplomasi Muscat menemui jalan buntu.

Diplomasi Tidak Langsung di Oman

Di pihak Teheran, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, memberikan klarifikasi mengenai proses perundingan. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pesan langsung antara Iran dan Amerika Serikat. Sebaliknya, para pejabat Oman bertindak sebagai perantara yang menyampaikan poin-poin evaluasi dari pihak Amerika ke Teheran.

Larijani menekankan bahwa kedua belah pihak sebenarnya ingin melanjutkan negosiasi. Namun, ia menyebut setiap pihak memerlukan konsultasi internal yang mendalam. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pembicaraan yang berlangsung mampu menghasilkan kesepakatan yang nyata dan dapat mereka terima secara politis.

Baca Juga :  Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran

Skeptisisme Netanyahu dan Tuntutan Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyuarakan pandangan yang lebih berhati-hati pasca-pertemuannya dengan Trump di Washington pada hari Rabu. Meskipun berbagi visi keamanan yang sama, Netanyahu menyatakan adanya “skeptisisme umum” terhadap niat tulus Iran di meja perundingan.

Meskipun demikian, Netanyahu mengakui bahwa tekanan militer yang Trump ciptakan dapat memaksa Iran untuk tunduk. Israel bersikeras bahwa setiap kesepakatan harus mencakup elemen vital bagi keamanan mereka. Selain itu, Israel menuntut penghentian total program nuklir, pembatasan ketat rudal balistik, serta penghentian dukungan Iran terhadap kelompok proksi seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman. Tuntutan ini bertujuan untuk melemahkan pengaruh regional Iran secara sistematis dan permanen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB