Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Polsek Tanjung Priok menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan saat patroli cegah tawuran di kawasan Warakas, Papanggo, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas dari Polsek Tanjung Priok menunjukkan barang bukti celurit yang diamankan saat patroli cegah tawuran di kawasan Warakas, Papanggo, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim Satgas Pencegahan Aksi Tawuran bergerak cepat dan menggagalkan potensi bentrokan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Petugas mengamankan seorang remaja berinisial RS (18) yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit di Jalan Warakas, Papanggo, Minggu (15/02/2026) sekitar pukul 03.02 WIB.

Tim gabungan yang terdiri dari Patroli Jaga Jakarta Presisi, Brimob, dan jajaran kewilayahan melakukan patroli rutin sekaligus patroli siber setelah menerima informasi adanya sekelompok pemuda membawa senjata tajam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikejar Saat Hendak Kabur

Saat petugas menyisir lokasi, sejumlah pemuda berusaha melarikan diri. Namun, aparat langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap RS.

Baca Juga :  Polisi Sita Aset Hanania Travel untuk Pulihkan Kerugian Korban Umrah

Dari tangannya, polisi menyita satu bilah celurit yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran di Jakarta Utara.

Selanjutnya, petugas membawa RS ke Polsek Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum menjalani proses penyidikan, tim Dokkes terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap yang bersangkutan.

Patroli Diperketat, Polisi Tak Beri Ruang Tawuran

Kepala Pengendali Satgas Anti Tawuran, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan.

Dengan demikian, aparat dapat mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku tawuran maupun kejahatan jalanan. Patroli akan kami intensifkan, baik di lapangan maupun melalui patroli siber,” tegasnya.

Baca Juga :  Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut

Masyarakat Diminta Aktif Lapor ke 110

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi tawuran atau gangguan kamtibmas.

Ia meminta warga memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang dapat diakses gratis selama 24 jam.

“Operator kami siaga 24 jam dan akan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat,” ujarnya.

Setelah penindakan tersebut, polisi memastikan situasi Tanjung Priok kembali aman dan terkendali.

Meski demikian, patroli akan terus digencarkan guna menekan angka tawuran remaja dan kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Utara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar
Salat Ashar Jadi Celah, Caca Diduga Curi Uang Belasan Juta di Jaktim

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi

Sabtu, 12 September 2026 - 13:44 WIB

3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 21:05 WIB

Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut

Berita Terbaru