Utang Sudah Lunas, Dua Wanita di Bekasi Tetap Dikeroyok Debt Collector Brutal

Senin, 18 Agustus 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Wanita jadi korban pengeroyokan penagih hutang (debt collector) brutal. (Ilustrasi-Onlinews)

Dua Wanita jadi korban pengeroyokan penagih hutang (debt collector) brutal. (Ilustrasi-Onlinews)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Shock. Dua wanita, MRS dan LPM, jadi korban pengeroyokan penagih hutang (debt collector) brutal di Bekasi, Jawa Barat, meski utangnya sudah dibayar lunas. Kejadian terjadi saat korban santai nongkrong di warung Jalan Sultan Agung, Kali Baru, Medan Satria, Kota Bekasi.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengungkapkan, para pelaku tiba-tiba datang menagih utang yang sudah dibayar.

Baca Juga :  Heboh, Siswa SMK di Jambi Temukan Ulat di Menu Makan Bergizi Gratis

“Saat itu para terlapor datang ke TKP untuk menagih utang kepada korban padahal hutang tersebut sudah lunas,” kata Reonald, Senin (18/8/2025).

Pelaku tak hanya menagih, mereka juga merekam korban dengan ponsel. Kesal, korban mencoba mengusir pelaku dengan menyiram air. Namun bukannya pergi, pelaku justru menyerang kedua wanita ini.

Akibat pengeroyokan, LPM mengalami lebam di wajah, memar di leher, luka cakar di tangan kanan, memar di kaki kanan, dan kepala benjol. MRS menderita luka di kepala, tangan kanan, kaki kanan, dada bengkak, dan tenggorokan bengkak.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembak Hansip di Cakung dalam Waktu 24 Jam

Polisi kini tengah mengejar pelaku debt collector ilegal yang tega menyerang korban meski utangnya sudah lunas. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar waspada terhadap praktik penagihan ilegal. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB