TIMIKA, POSNEWS.CO.ID – Kontak senjata pecah di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Tim Patroli Koops TNI Papua terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Hasilnya, satu komandan KKB tewas dan tujuh anggota lainnya ditangkap.
Insiden bermula ketika kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke arah permukiman warga. Aksi brutal itu melukai seorang ibu rumah tangga di bagian tangan dan kaki.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengatakan warga segera melapor setelah suara tembakan terdengar.
“Seorang ibu rumah tangga mengalami luka tembak di tangan dan kaki akibat serangan KKB,” tegas Wirya, Rabu (4/3/2026).
TNI Evakuasi Korban, KKB Kembali Menyerang
Menerima laporan tersebut, personel patroli langsung bergerak cepat ke lokasi. Prajurit mengamankan area sekaligus mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan medis.
Namun, saat proses evakuasi berlangsung, kelompok bersenjata kembali menyerang aparat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kelompok bersenjata kembali menembaki personel yang sedang melaksanakan pengamanan dan evakuasi. Tim patroli membalas tembakan secara terukur,” jelas Wirya.
Dalam baku tembak itu, satu komandan KKB tewas di lokasi. Selain itu, aparat juga menangkap tujuh anggota lainnya yang diduga terlibat dalam penyerangan.
Senjata Api hingga Busur Disita
Dari tangan para pelaku, TNI menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 mm, satu senapan angin, panah dan busur, serta satu unit power bank. Petugas masih mendata barang bukti lainnya.
Koops TNI Papua menegaskan operasi pengamanan akan terus ditingkatkan, khususnya di wilayah rawan seperti Tembagapura.
Aparat berkomitmen menjaga stabilitas keamanan Papua Tengah sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.
“Kami akan terus memperkuat pengamanan wilayah guna menjamin keselamatan warga dan menjaga stabilitas keamanan,” pungkas Wirya.
Situasi di lokasi kini berangsur kondusif, sementara aparat masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa kelompok bersenjata yang bersembunyi di sekitar kawasan tersebut. (red)
Editor : Hadwan





















