Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka diamankan berikut barang bukti narkoba sabu dan vape etomidate hasil penggerebekan Bareskrim Polri di Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Tersangka diamankan berikut barang bukti narkoba sabu dan vape etomidate hasil penggerebekan Bareskrim Polri di Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkoba yang memanfaatkan kurir ojek online (ojol) di Jakarta.

Dalam pengungkapan ini, polisi juga menemukan lokasi yang diduga sebagai clandestine lab pembuatan cartridge vape mengandung zat berbahaya etomidate.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga yang berprofesi sebagai driver ojol. Ia curiga dengan paket yang hendak diantar, lalu melaporkannya ke Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan X-Ray dan menemukan indikasi kuat adanya narkotika.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan Kasubdit IV Dittipidnarkoba dipimpin Kombes Pol Handik Zusen bersama Kasatgas NIC Kombes Pol Kevin Leleury langsung bergerak cepat.

Operasi dipimpin oleh perwira menengah Bareskrim dengan metode control delivery dan penyamaran sebagai kurir ojol.

Pengiriman Terbongkar, Kurir Dikendalikan Jaringan Besar

Pengembangan kasus mengarah pada tersangka utama, Ananda Wiratama, yang berperan sebagai pengendali distribusi melalui kurir ojol.

Ia ditangkap pada Selasa (14/4/2026) dini hari di sebuah kontrakan di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Cuaca Jakarta 4 Januari 2026, Hujan Guyur Hampir Seluruh Wilayah

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan sedikitnya 37 kali pengiriman narkoba atas perintah bandar berinisial Frendry Dona yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Setiap pengiriman, tersangka mendapat upah Rp100 ribu. Barang dikirim ke berbagai titik di Jakarta menggunakan jasa ojol,” ungkap penyidik.

Apartemen Jadi Markas, Polisi Temukan Lab Vape Narkoba

Pengembangan kasus berlanjut ke sebuah unit di Apartemen Callia, yang diduga menjadi markas sekaligus lokasi produksi vape berisi zat etomidate.

Saat penggerebekan, polisi menemukan berbagai alat dan bahan, mulai dari cartridge kosong berbagai merek, alat press, timbangan, hingga buku panduan pembuatan narkoba.

Selain itu, ditemukan cairan yang diduga etomidate siap campur untuk vape.

Meski begitu, bandar utama Frendry Dona berhasil kabur sebelum penindakan dilakukan. Polisi kini masih memburunya.

Barang Bukti Menggunung, Sabu hingga Vape Narkoba Disita

Dalam operasi ini, polisi menyita sejumlah barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya:

  • Sabu dengan total berat netto 148,16 gram
  • Ganja seberat 23,28 gram
  • Etomidate cair sekitar 48 gram dalam bentuk cartridge vape
  • Ratusan kemasan vape siap edar dan alat produksi
Baca Juga :  Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terkendala Cuaca, Basarnas Kumpulkan 53 Kantong Body Part

Total nilai ekonomi barang bukti diperkirakan mencapai lebih dari Rp410 juta.

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menegaskan, pengungkapan ini berhasil menyelamatkan ratusan masyarakat dari ancaman narkoba.

“Dari hasil perhitungan, total sekitar 831 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Rinciannya, sabu berpotensi merusak 741 orang, ganja 70 orang, dan etomidate sekitar 20 orang.

Modus Baru: Narkoba Disamarkan dalam Paket Ojol

Polisi mengungkap, jaringan ini menggunakan modus baru dengan menyamarkan narkoba dalam paket biasa dan mengandalkan jasa ojol untuk distribusi.

Cara ini dinilai efektif untuk menghindari kecurigaan aparat.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan kasus, termasuk pengejaran terhadap bandar utama dan pemeriksaan laboratorium terhadap seluruh barang bukti.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi ojol, untuk lebih waspada terhadap paket mencurigakan.

Jika menemukan indikasi mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib agar peredaran narkoba bisa ditekan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi
Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Berita Terbaru