Longsor Gunung Sampah TPST Bantargebang Bekasi, 4 Tewas Tertimbun dan Truk Hancur

Senin, 9 Maret 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban longsor gunung sampah di TPST Bantargebang Bekasi menggunakan alat berat ekskavator dan anjing pelacak. (Posnews/Ist)

Proses evakuasi korban longsor gunung sampah di TPST Bantargebang Bekasi menggunakan alat berat ekskavator dan anjing pelacak. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Bencana mengerikan terjadi di gunungan sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Longsor sampah raksasa tiba-tiba ambrol pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, menimbun manusia, truk sampah, hingga warung kopi di lokasi.

Peristiwa tragis itu terjadi di Zona 4C TPST Bantargebang, tepatnya di RT 004 RW 004, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang. Gunungan sampah yang menjulang tinggi mendadak runtuh dan menutup akses jalan utama di area TPST.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material sampah yang longsor juga menghantam warung kopi serta sejumlah truk sampah yang sedang beroperasi di lokasi.

Akibatnya, korban jiwa pun tak terhindarkan.

4 Orang Tewas Tertimbun Gunungan Sampah

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan, hasil pendataan sementara menunjukkan empat orang tewas setelah tertimbun longsoran sampah.

β€œKorban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) pedagang kopi, E.W. (26) pemulung, D.S. (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, serta I.S. (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk,” kata Kusumo.

Jenazah para korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dari area longsoran.

Sementara itu, dua sopir truk lainnya berhasil selamat, yakni J dan R, meski sempat terjebak di lokasi bencana.

Baca Juga :  Cinta Segitiga Berujung Maut, Perangkat Desa di Tuban Tewas Dibacok Pria Cemburu

Diduga Masih Ada Korban Tertimbun

Meski empat korban telah ditemukan, aparat menduga masih ada korban lain yang tertimbun di bawah gunungan sampah.

Data sementara menyebutkan sekitar 10 orang berada di lokasi saat longsor terjadi, terdiri dari:

  • 5 sopir truk sampah,
  • 5 pemulung yang sedang mencari barang bekas.

Artinya, tim penyelamat masih berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang kemungkinan masih tertimbun.

Saksi Dengar Teriakan, Gunungan Sampah Tiba-Tiba Runtuh

Peristiwa horor ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan TPST.

Saat itu, saksi baru saja selesai beristirahat di sebuah warung kopi dan melakukan kontrol keamanan di area TPST.

Tiba-tiba ia mendengar teriakan panik warga yang memperingatkan adanya longsor.

Tidak lama kemudian, gunungan sampah raksasa tiba-tiba ambruk, menutup jalan serta menghantam warung dan truk yang sedang berada di bawahnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung menyebarkan informasi darurat melalui grup komunikasi keamanan TPST.

Tim Gabungan Turun Tangan, Ekskavator Dikerahkan

Setelah menerima laporan, anggota piket Polsek Bantargebang langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan:

  • pengecekan lokasi,
  • pendataan korban,
  • serta evakuasi darurat.

Proses pencarian korban hingga kini masih berlangsung. Petugas mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mengangkat tumpukan sampah yang menimbun area longsor.

Baca Juga :  Heboh Parkir Liar Kuasai Jalan Inspeksi Kali Sunter Kelapa Gading, Tarif Rp7 Ribu per Motor

Operasi penyelamatan melibatkan banyak unsur, antara lain:

  • TNI-Polri
  • BPBD Kota Bekasi dan BPBD DKI Jakarta
  • Basarnas Kota Bekasi
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Damkar Kota Bekasi
  • PMI dan relawan
  • Aparat Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan Sumur Batu

Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi

Situasi darurat ini juga menarik perhatian pimpinan kepolisian.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono turun langsung meninjau lokasi longsor.

Keduanya memastikan proses evakuasi berjalan maksimal serta memerintahkan tim gabungan fokus mencari korban yang diduga masih tertimbun. Salah satunya mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban lainnya.

Kerugian dan Penyebab Longsor Masih Diselidiki

Hingga kini, aparat masih menghitung kerugian material akibat longsor gunungan sampah tersebut.

Selain itu, polisi juga mulai melakukan penyelidikan penyebab longsor yang memicu bencana mematikan di kawasan TPST Bantargebang.

Gunungan sampah di TPST Bantargebang sendiri diketahui telah mencapai ketinggian puluhan meter, sehingga rawan longsor terutama saat cuaca ekstrem atau tekanan tumpukan semakin berat.

Pencarian korban masih terus berlangsung hingga Minggu malam. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 ABK WNI Tak Tahu Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Polisi Ungkap Modus Sindikat
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir
Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara
110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Senin Ini, Simak Wilayah dan Suhunya
Dini Hari di Cakung, 8 Remaja Diamankan Bersama Celurit Panjang
Terbongkar, Solar Olahan Diduga Dipoles agar Mirip BBM Industri Asli

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:21 WIB

110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Senin Ini, Simak Wilayah dan Suhunya

Berita Terbaru

Tren busana Gothic Lolita Jepang kian populer di Eropa. Simak lonjakan penjualan Atelier Pierrot dan kemeriahan acara tea party di Berlin. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:00 WIB

Kepolisian Turki menemukan lonceng perdamaian hadiah dari Jepang yang sempat dicuri di Yalova. Simak rincian penangkapan pelaku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Selasa, 27 Okt 2026 - 07:14 WIB