DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut di Jalan Nusantara Raya, Pancoran Mas, Kota Depok, merenggut nyawa seorang penumpang sepeda motor.
Korban berinisial SF meninggal dunia setelah terjatuh dari Honda Vario yang ditumpanginya, lalu terlindas truk yang melintas di belakangnya.
Insiden yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk itu terjadi pada Sabtu (24/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio diduga oleng ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan arah.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan, petugas Satlantas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dan mencari rekaman kamera pengawas untuk membantu mengungkap kronologi kecelakaan.
“Satu orang tewas yakni penumpang sepeda motor karena terlindas truk,” ujar Hendra, Minggu (25/10/2026).
Motor Oleng, Dua Kendaraan Bersenggolan
Hendra menjelaskan, kecelakaan bermula saat Yamaha Mio bernomor polisi B 6006 ERF yang dikendarai MW melaju dari arah Simpang Sengon menuju Beji.
Setibanya di dekat Apotek Pala Farma, pengendara Mio diduga oleng ke kanan hingga bergerak ke jalur berlawanan arah.
Pada saat bersamaan, Honda Vario bernomor polisi B 4535 EFD yang dikendarai WAA dengan penumpang SF melaju dari arah Beji menuju Simpang Sengon.
Jarak kedua sepeda motor yang sudah terlalu dekat membuat pengendara Vario tidak sempat menghindar. Kedua kendaraan akhirnya bersenggolan.
“Dikarenakan jarak terlalu dekat dan tidak menghindar, kedua pengemudi motor saling bersenggolan,” jelas Hendra.
Benturan tersebut membuat WAA dan SF terjatuh ke jalan. Nahas, sebuah truk boks bernomor polisi F 8884 MD melaju dari arah belakang ketika keduanya tergeletak di jalur kendaraan.
“Truk boks tidak dapat menghindari saat pengemudi dan penumpang motor terjatuh,” kata Hendra.
Penumpang Vario Meninggal di Lokasi
Kecelakaan itu berakibat fatal bagi SF. Penumpang Honda Vario tersebut mengalami luka parah di bagian kepala, kaki kiri, serta kedua tangan. Polisi menyatakan SF meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, WAA mengalami luka lecet pada kaki kanan, kaki kiri, dan tangan kanan. Petugas membawa pengendara Vario tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Hendra menambahkan, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan ringan. Meski kerusakan kendaraan dilaporkan tidak berat, kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa.
Polisi Cari CCTV untuk Ungkap Kronologi
Satlantas Polres Metro Depok masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Petugas mendata pihak yang terlibat, mengumpulkan bukti, serta mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Kami masih mencari CCTV dan melakukan pendataan pada peristiwa kecelakaan tersebut,” pungkas Hendra.
Polisi belum menyelesaikan penyelidikan untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Karena itu, dugaan bahwa kendaraan yang oleng ke jalur berlawanan menjadi pemicu awal masih perlu diuji melalui keterangan saksi dan bukti di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi setiap pengguna jalan agar menjaga konsentrasi, mengendalikan laju kendaraan, dan tidak mengambil jalur berlawanan arah.
Ketika dua kendaraan berpapasan dalam jarak dekat, ruang untuk menghindar bisa sangat terbatas dan berisiko berujung fatal. **
Editor : Hadwan













