Heboh! 25 Kg Kokain Diduga dari Kolombia Terdampar di Selayar, Nelayan Temukan di Pesisir

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kokain. (Pixabay)

Ilustrasi, Kokain. (Pixabay)

SELAYAR, POSNEWS.CO.ID – Warga Kepulauan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan temuan narkotika jenis kokain seberat sekitar 25 kilogram yang diduga berasal dari jaringan penyelundupan internasional.

Paket narkoba bernilai miliaran rupiah itu ditemukan terdampar di sejumlah titik pesisir dan langsung dilaporkan kepada aparat.

Temuan pertama muncul dari nelayan di Kecamatan Bontosikuyu yang menemukan sekitar 5 kilogram kokain terbungkus rapi di kawasan pantai.

Tak lama berselang, warga di Kecamatan Bontomanai kembali menemukan 20 kilogram paket serupa yang diduga berasal dari sumber yang sama.

Kepolisian dari Polres Kepulauan Selayar langsung bergerak mengamankan seluruh barang bukti tersebut.

Hingga Sabtu (14/3/2026), total 25 kilogram kokain telah dikumpulkan dan kini berada dalam pengamanan penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Dugaan Penyeludupan Lintas Negara

Kasubsie Humas Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Andre, mengungkapkan adanya temuan barang lain di sekitar lokasi yang memperkuat dugaan penyelundupan lintas negara.

Baca Juga :  Hansip Ditembak Mati Saat Gagalkan Aksi Curanmor di Cakung, Pelaku Langsung Kabur

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sekitar paket narkoba, warga menemukan sejumlah sepatu impor yang diduga berasal dari Kolombia.

“Di sekitar lokasi ditemukan sepatu-sepatu impor dengan tulisan Kolombia. Beberapa warga sempat menemukannya dan bahkan menjualnya sekitar Rp200 ribu per pasang,” ujar Suardi.

Polisi kini menelusuri kemungkinan modus penyelundupan yang digunakan jaringan narkoba internasional.

Dugaan sementara, kokain tersebut disembunyikan dalam barang bekas seperti sepatu lalu dikirim melalui jalur laut.

Namun, penyidik belum dapat memastikan bagaimana paket narkoba itu bisa terdampar di perairan Selayar.

Aparat menduga kapal atau pengiriman yang membawa barang haram tersebut mengalami insiden di laut sebelum akhirnya hanyut hingga ke pesisir.

Baca Juga :  Istana Konfirmasi Rencana Merger Grab dan GoTo

“Masih kami selidiki. Bisa saja diselundupkan melalui barang bekas seperti sepatu yang diisi kokain, lalu terjadi kecelakaan di laut atau insiden lain sehingga barang itu terdampar,” jelas Suardi.

Sementara itu, temuan 20 kilogram kokain di Bontomanai sempat diamankan oleh jajaran Kodim 1415/Selayar sebelum akhirnya diserahkan kepada kepolisian.

Proses penyerahan barang bukti tersebut dilakukan melalui koordinasi antara TNI dan Polri.

“Seluruh paket sudah diserahkan ke Polres Selayar. Penyerahan dilakukan tadi malam sekitar pukul 22.00 WITA,” tambahnya.

Kini, aparat kepolisian terus mendalami asal-usul 25 kilogram kokain tersebut.

Penyelidik menduga seluruh paket narkoba itu berasal dari jaringan yang sama dan merupakan bagian dari upaya penyelundupan narkotika skala internasional yang melintasi jalur laut Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guncangan Global di Afrika: Menlu Afsel Peringatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi
Jaringan Pemasok Senjata ke KKB Yalimo–Yahukimo Dibongkar Polisi, 8 Orang Ditangkap
Trump Tolak Tawaran Putin: AS Pertimbangkan Operasi Militer Rebut Uranium Iran
Arus Mudik Lebaran 2026 Dipantau Ketat, Wakapolri Tinjau Command Center KM 29
Sentimen Konsumen AS Terjun Bebas: Dampak Perang Iran Mulai Cekik Ekonomi Rumah Tangga
Prabowo Ingatkan Ancaman Konflik Timur Tengah, Pemerintah Diminta Hemat BBM dan Anggaran
Diplomasi Asia Tengah: Wang Yi Desak Rekonsiliasi Damai Afghanistan-Pakistan
Masa Depan Orde Liberal: Tantangan Populisme dan Kembalinya Politik Identitas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:38 WIB

Guncangan Global di Afrika: Menlu Afsel Peringatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:41 WIB

Jaringan Pemasok Senjata ke KKB Yalimo–Yahukimo Dibongkar Polisi, 8 Orang Ditangkap

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:31 WIB

Trump Tolak Tawaran Putin: AS Pertimbangkan Operasi Militer Rebut Uranium Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:16 WIB

Arus Mudik Lebaran 2026 Dipantau Ketat, Wakapolri Tinjau Command Center KM 29

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:37 WIB

Sentimen Konsumen AS Terjun Bebas: Dampak Perang Iran Mulai Cekik Ekonomi Rumah Tangga

Berita Terbaru