JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri turun langsung memberi penghargaan bergengsi Pin Emas Kapolri kepada delapan personel Direktorat Reserse Narkoba.
Kapolda Metro Jaya memberikan apresiasi kepada mereka setelah mereka membongkar jaringan narkoba internasional dengan barang bukti sabu mencapai 516 kilogram—salah satu pengungkapan terbesar di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada 2026.
Penyerahkan penghargaan itu saat apel perwira menengah di Lapangan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2026).
Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen keras kepolisian dalam menghajar peredaran narkotika lintas negara.
Polisi membongkar jaringan internasional dan menyita 516 kg sabu.
Tim Ditresnarkoba bergerak cepat dan presisi hingga mengungkap jaringan besar pemasok sabu dalam jumlah fantastis. Operasi ini tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga menghantam keras sindikat narkoba internasional.
Kapolda menegaskan capaian ini berdampak luas karena mencegah peredaran narkoba yang berpotensi merusak ratusan ribu jiwa.
“Ini bukan hanya prestasi individu, tapi bukti kerja keras tim. Saya minta capaian ini dipertahankan dan ditingkatkan,” tegas Asep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar Polisi Penerima Pin Emas Kapolri
Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada delapan personel berikut:
- Kombes Pol. Ahmad David (Dirresnarkoba)
- Kombes Pol. Dr. Dedy Anung (Wadirresnarkoba)
- AKBP Ade Candra (Kasubdit 3)
- AKP Abdul Muchzin Guntur Muarif
- Ipda Hermanto
- Aiptu Yanto
- Briptu Nachroy Noer Arifin
- Briptu Dava Rizki Aulia R
Pimpinan menilai mereka tampil luar biasa saat membongkar jaringan narkotika skala internasional dengan barang bukti jumbo.
Selamatkan Generasi, Peringatan Keras untuk Bandar
Kapolda menegaskan, pengungkapan ini bukan sekadar angka. Lebih dari itu, operasi tersebut menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang mematikan.
“Pengungkapan ini menyelamatkan banyak generasi bangsa. Jadilah polisi yang bermanfaat dan terus profesional,” ujarnya.
Di sisi lain, pesan keras juga dikirim ke para bandar: tidak ada ruang aman bagi jaringan narkoba di Indonesia.
Polda Metro Jaya terus menggencarkan perang melawan narkoba. Penghargaan ini memicu semangat seluruh personel untuk bertindak lebih agresif, profesional, dan berintegritas.
Dengan pengungkapan 516 kg sabu ini, aparat kembali membuktikan—perang melawan narkoba belum selesai, tapi negara tidak akan mundur. (red)
Editor : Hadwan


















