JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, melontarkan peringatan tegas jelang arus balik Lebaran 2026.
Ia meminta warga yang mudik tidak sembarang mengajak kerabat ke Jakarta dengan janji manis yang menyesatkan.
Menurut Pramono, banyak orang tergiur datang ke ibu kota karena iming-iming kesuksesan. Namun, ia menegaskan realita di Jakarta jauh lebih keras dan tidak semua orang mampu bertahan.
“Jangan mengiming-imingi sesuatu yang belum tentu bisa dicapai, karena tidak semua orang siap bersaing di Jakarta,” tegasnya di Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Jakarta Terbuka, Tapi Harus Siap Bersaing
Meski memberi peringatan keras, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.
Namun, ia menekankan pendatang wajib memiliki keterampilan dan kesiapan kerja.
Ia menegaskan, kehidupan di Jakarta tidak semudah yang dibayangkan. Setiap orang harus bekerja keras agar bisa bertahan di tengah persaingan yang ketat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Pramono mengimbau masyarakat agar tidak kembali ke Jakarta secara bersamaan usai Lebaran. Ia ingin arus balik diatur bertahap untuk mencegah kemacetan parah.
“Jangan semua pulang di waktu yang sama. Atur waktu kepulangan agar tidak menumpuk di awal,” ujarnya.
Di sisi lain, Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno secara resmi melepas 744 bus mudik gratis di kawasan Silang Monas.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov untuk membantu warga pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya, pihaknya telah memberangkatkan 388 sepeda motor menggunakan truk dari Terminal Pulogadung menuju lima kota di Pulau Jawa.
Selanjutnya, pada hari ini, ribuan pemudik diberangkatkan ke 20 kota tujuan di enam provinsi, meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.
Target 35 Ribu Pemudik
Pemprov DKI menyiapkan total 744 armada bus, terdiri dari 660 unit dari APBD dan 83 unit dukungan CSR, BUMD, serta swasta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 400 bus untuk arus mudik dengan kapasitas 18.813 penumpang, serta 344 bus untuk arus balik dengan kapasitas 16.199 penumpang.
Dengan demikian, program ini menargetkan 35.012 pemudik dapat terlayani secara gratis pada Lebaran 2026.
Tak hanya itu, Pemprov juga menyediakan enam unit bus khusus disabilitas melalui dukungan Baznas Bazis DKI Jakarta.
Untuk menjamin keselamatan, seluruh armada telah menjalani ramp check atau inspeksi kelayakan kendaraan. Selain itu, para sopir juga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. (red)
Editor : Hadwan





















