Bareskrim Bongkar Narkoba Jaringan Erwin Iskandar, Pemilik dan Penjual Rekening Diciduk

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri mengamankan tersangka jaringan narkoba Erwin Iskandar beserta barang bukti ponsel dan alat hisap sabu di Jakarta. (Posnews/Ist)

Bareskrim Polri mengamankan tersangka jaringan narkoba Erwin Iskandar beserta barang bukti ponsel dan alat hisap sabu di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pengembangan kasus narkotika kembali menguak jaringan besar peredaran sabu di Ibu Kota.

Bareskrim Polri bergerak cepat membongkar peran kurir hingga pelaku penjual rekening yang digunakan untuk transaksi haram jaringan tersebut.

Selanjutnya Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Handik Zusen memerintahkan Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Kompol Reza Pahlevi untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan kemudian menangkap Patrisius di sebuah rumah kontrakan di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 12.20 WIB.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari buronan utama Erwin Iskandar yang diduga menjadi pengendali jaringan sabu lintas daerah.

Pernah Edarkan 1 Kg Sabu, Digaji Rp20 Juta

Dari hasil interogasi, Patrisius mengaku pernah menjadi kurir sabu untuk jaringan Erwin sejak 2024 hingga 2025.

Bahkan, pada November 2025, ia mengaku mengangkut sekitar 1 kilogram sabu dari sebuah hotel di Jakarta Pusat menuju Bima, Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modusnya terbilang rapi. Barang haram tersebut disimpan di kamar hotel dan kemudian diambil oleh pihak lain yang tidak dikenal.

Baca Juga :  Hansip di Cakung Ditembak Saat Halau Pencuri, Pelaku Utama Dibekuk dalam 12 Jam

Dari aksi itu, tersangka menerima bayaran Rp20 juta yang ditransfer ke rekening pribadinya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita dua unit ponsel yang diduga menjadi alat komunikasi jaringan narkoba.

Saat ini, tersangka telah dibawa ke kantor Bareskrim Polri untuk pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Aliran Dana Terbongkar, Pemilik Rekening Ikut Diciduk

Tak berhenti di situ, polisi juga mengembangkan kasus ke jalur keuangan. Dari hasil penyelidikan, transaksi narkoba diketahui menggunakan rekening atas nama Muhammad Riiki.

Tim gabungan Kasubdit IV Kombes Pol Handik Zusen dan Kasatgas NIC Kombes Pol Kevin Leleury langsung bergerak dan menangkap Riiki di kawasan Kapuk, Jakarta Barat.

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa ponsel yang diduga terkait transaksi narkoba.

Penjual Rekening Ikut Terjerat, Bong Sabu Disita

Pengembangan berikutnya mengarah pada Priyo Handoko yang diduga menjual rekening milik Riiki kepada pihak lain dalam jaringan.

Saat ditangkap, polisi menemukan alat hisap sabu (bong) di rumah tersangka. Temuan ini memperkuat dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika.

Baca Juga :  Pemerintah Yaman Serbu Separatis Selatan di Hadramout

Dari keterangan para tersangka, nama buronan lain berinisial Andre Fernando alias “The Doctor” mencuat sebagai pemasok utama.

Polisi kini terus memburu sosok tersebut yang diduga menjadi pengendali distribusi sabu dalam jaringan ini.

Bareskrim Perketat Pengembangan dan TPPU

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa pengusutan kasus ini akan diperluas hingga ke jaringan lain, termasuk penelusuran aliran dana yang berpotensi mengarah pada tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap seluruh barang bukti untuk membongkar komunikasi antar pelaku.

Kasus ini kembali membuktikan bahwa jaringan narkoba terus berkembang dengan berbagai modus, termasuk memanfaatkan rekening orang lain untuk transaksi.

Oleh karena itu, Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh pelaku tanpa pandang bulu.

Penyelidikan masih terus berjalan. Aparat kini fokus memburu para buronan dan membongkar jaringan lebih luas yang diduga masih beroperasi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabatan Kepala BAIS TNI Diserahkan, 4 Prajurit Diduga Terlibat Kasus Air Keras Aktivis
Mediasi Tiongkok: Wang Yi Desak Perundingan Damai Segera
Menhub Imbau Hindari Puncak Arus Balik 28–29 Maret 2026, Manfaatkan WFA dan Diskon Tol
Polda Metro Jaya Tindak 10 Truk Sumbu 3 di Tol JORR, Langsung Putar Balik
Pintu Terbuka di Beijing: Tiongkok Ajak Perusahaan Amerika Serikat Ekspansi dan Tumbuh Bersama
Kapolri Tinjau Arus Balik 2026, Lebih dari 2 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Operasi Ketupat 2026 Hari ke-13: 226 Kecelakaan, 12 Tewas – Kendaraan Masuk Jakarta 256 Ribu
Terbongkar! Bos & Manajer Klub Malam White Rabbit Ditangkap, Peredaran Narkoba Terstruktur

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:19 WIB

Jabatan Kepala BAIS TNI Diserahkan, 4 Prajurit Diduga Terlibat Kasus Air Keras Aktivis

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:52 WIB

Bareskrim Bongkar Narkoba Jaringan Erwin Iskandar, Pemilik dan Penjual Rekening Diciduk

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:20 WIB

Mediasi Tiongkok: Wang Yi Desak Perundingan Damai Segera

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:32 WIB

Menhub Imbau Hindari Puncak Arus Balik 28–29 Maret 2026, Manfaatkan WFA dan Diskon Tol

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:14 WIB

Polda Metro Jaya Tindak 10 Truk Sumbu 3 di Tol JORR, Langsung Putar Balik

Berita Terbaru

Peluang di tengah krisis. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyerukan semua pihak untuk memanfaatkan jendela perdamaian, sementara Iran menegaskan komitmennya untuk mencapai gencatan senjata permanen dan komprehensif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mediasi Tiongkok: Wang Yi Desak Perundingan Damai Segera

Rabu, 25 Mar 2026 - 20:20 WIB