Detik-detik Gempa Dahsyat di Bitung, Manado Ikut Diguncang, Warga Panik Berlarian

Kamis, 2 April 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa M 7,6 Guncang Bitung Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami. (Posnews/Ist)

Gempa M 7,6 Guncang Bitung Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami. (Posnews/Ist)

SULAWESI UTARA, POSNEWS.CO.ID – Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026).

Guncangan berkekuatan magnitudo 7,6 itu langsung memicu kepanikan massal hingga warga berhamburan ke luar rumah dan mencari tempat aman.

Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 05.48.16 WIB.

Titik koordinat gempa berada di 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 62 kilometer.

BMKG bahkan langsung mengeluarkan peringatan dini karena gempa ini berpotensi tsunami.

Tak lama setelah guncangan utama, sejumlah gempa susulan juga dilaporkan terjadi. Hal ini semakin meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembak Hansip di Cakung dalam Waktu 24 Jam

Sementara itu, guncangan kuat terasa hingga Kota Manado. Warga menyebut getaran berlangsung cukup lama, bahkan diperkirakan mencapai dua menit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, aktivitas di jalan raya sempat lumpuh karena kendaraan mendadak berhenti.

“Gempa kencang sekali, motor sampai goyang hampir jatuh. Orang-orang langsung panik,” ujar salah satu warga.

Selain itu, suasana mencekam juga terjadi di sejumlah sekolah. Di depan SDN 02 Manado, anak-anak langsung berhamburan keluar kelas.

Para guru dengan sigap melakukan evakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Pengukuhan Paskibraka 2025 di Istana Negara, 76 Anggota Siap Bertugas di HUT ke-80 RI

Di sisi lain, warga yang berada di kawasan pesisir langsung berlari menjauhi pantai.

Mereka berusaha mencari dataran tinggi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami yang diumumkan BMKG.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

Namun, aparat setempat bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan evakuasi di sejumlah titik terdampak.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang namun siaga. Ikuti arahan resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta segera menjauh dari wilayah pantai jika terjadi gempa susulan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB