Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pemotor terpental usai menabrak tiang saat kabur dari kejaran kelompok bersenjata tajam di Tambora Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Tiga pemotor terpental usai menabrak tiang saat kabur dari kejaran kelompok bersenjata tajam di Tambora Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video detik-detik tiga pemuda terpental usai motor yang mereka tumpangi menghantam tiang jalan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, viral di media sosial.

Insiden itu diduga terjadi saat korban kabur dari kejaran sekelompok pria bersenjata tajam.

Dalam rekaman yang beredar, motor melaju kencang di jalan sempit sebelum pengendara kehilangan kendali dan menabrak tiang di pinggir jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan keras membuat tiga orang yang berboncengan itu terpental ke aspal.

Bukannya menolong, kelompok yang mengejar korban justru diduga merampas sepeda motor lalu kabur dari lokasi.

Baca Juga :  KPK Sikat Bupati Pati, Sudewo Peras Caperdes hingga Rp225 Juta - Uang Mengalir Rp2,6 Miliar

Aksi brutal itu membuat warga sekitar panik. Namun hingga kini identitas korban maupun pelaku masih misterius.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan polisi masih memburu fakta di balik video viral tersebut.

“Kronologi pastinya belum bisa dipastikan dari kedua belah pihak. Sampai sekarang kami sudah mencari pemilik motor, tetapi belum ada yang mengaku,” kata Sudrajat, Minggu (17/5/2026).

Diduga Berawal dari Tawuran

Polisi menduga insiden itu dipicu aksi tawuran antar kelompok. Dugaan tersebut muncul karena para pelaku terlihat membawa senjata tajam saat mengejar korban.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Hajar Chinese Taipei 6-0 di FIFA Matchday Surabaya

Meski demikian, penyidik masih memeriksa rekaman video yang viral serta mencari saksi di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara mengarah ke tawuran. Kami masih dalami,” tegas Sudrajat.

Polisi Tunggu Laporan Korban

Hingga kini, Polres Metro Jakarta Barat belum menerima laporan resmi dari korban.

Polisi meminta pihak korban segera melapor agar kasus perampasan motor dan dugaan kekerasan jalanan ini bisa diusut tuntas.

Warga juga diimbau menghindari aksi tawuran karena berpotensi memicu korban luka hingga kematian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB