Kasus Amsal Sitepu Memanas, DPR Minta Kajari Karo Dicopot – Kontroversi Brownies Terungkap

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Komisi III DPR RI Sorot Dugaan Kesalahan Fatal Kejari Karo di Kasus Amsal Sitepu. (Posnews/Ist)

Rapat Komisi III DPR RI Sorot Dugaan Kesalahan Fatal Kejari Karo di Kasus Amsal Sitepu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus hukum yang menjerat Amsal Sitepu makin memanas dan memicu sorotan tajam di Senayan.

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan, secara tegas mendesak pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri Karo beserta seluruh jaksa yang terlibat dalam penanganan perkara tersebut.

Dalam rapat panas Komisi III DPR RI, Kamis (2/4/2026), Hinca menilai ada dugaan kesalahan fatal dalam proses hukum kasus Amsal Sitepu yang tidak bisa ditoleransi.

“Tarik Kajari, tarik semua yang terlibat! Ini kesalahan fatal. Harus ada pertanggungjawaban, bahkan permintaan maaf,” tegas Hinca lantang.

DPR Geram: Copot, Evaluasi, dan Minta Maaf

Hinca menekankan, langkah pencopotan penting sebagai bentuk ketegasan sekaligus pembelajaran agar aparat penegak hukum tidak mengulang kesalahan serupa.

Ia juga meminta jalur koordinasi sampai ke Kejaksaan Agung agar persoalan ini ditangani serius hingga ke tingkat pusat.

Baca Juga :  RUU Penyadapan DPR 2026, Fokus Penegakan Hukum - Privasi Warga Dijaga

Senada, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan evaluasi terhadap jaksa sangat mungkin berujung pencopotan jika terbukti ada pelanggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski menuai polemik, DPR menegaskan proses hukum terhadap Amsal Sitepu tidak boleh dihentikan begitu saja.

Hinca menekankan pentingnya profesionalitas dan kepastian hukum.

“Tidak bisa dihentikan begitu saja. Tapi harus dibenahi. Kalau perlu, dicopot dulu, dibina ulang,” ujarnya.

Kontroversi “Brownies” Bikin Heboh

Di sisi lain, pihak Kejaksaan Negeri Karo membantah tudingan intimidasi terhadap Amsal Sitepu.

Isu mencuat setelah adanya pemberian sekotak brownies kepada Amsal di dalam tahanan.

Jaksa Wira Arizona menegaskan pemberian tersebut murni bentuk kemanusiaan, bukan tekanan atau intimidasi.

“Itu tidak benar ada intimidasi. Tidak ada pembicaraan apa pun saat penyerahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polri Ungkap Alasan Tunjuk Dirnarkoba Jabat Plh Kapolresta Sleman, Usai Kombes Edy Dicopot

Ia menjelaskan, pemberian makanan itu merupakan respons atas permintaan tahanan yang mengaku kekurangan makanan.

Bahkan, menurutnya, praktik tersebut sudah menjadi kebiasaan sejak 2024 di wilayah Karo.

Pemeriksaan Tanpa Pengacara Jadi Sorotan

Namun, fakta lain ikut mencuat. Wira mengakui sempat memeriksa Amsal di Rumah Tahanan Tanjung Gusta tanpa kehadiran pengacara, meski telah berkoordinasi sebelumnya.

Hal ini menambah daftar kontroversi dalam penanganan kasus tersebut.

Kasus Amsal Sitepu kini menjadi ujian serius bagi integritas aparat penegak hukum. DPR menuntut transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas dalam setiap proses hukum.

Publik pun menanti langkah tegas dari Kejaksaan untuk menindaklanjuti polemik ini.

Jika terbukti ada pelanggaran, bukan hanya pencopotan yang mengancam, tetapi juga sanksi lebih berat demi menjaga kepercayaan masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump
Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar
Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar
Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil

Berita Terbaru

Penyelarasan kekuatan baru. Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengecam rencana perisai rudal

INTERNASIONAL

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketegangan di Senat. Anggota parlemen dari Partai Republik menunda proposal dana keamanan $1 miliar untuk Gedung Putih, sementara faksi Demokrat berupaya menjegal rencana kompensasi bagi sekutu politik Presiden Donald Trump. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB