KPK Bongkar Celah Korupsi Politik, Tiga Rekomendasi Dikirim ke Presiden dan DPR

Minggu, 26 April 2026 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tancap gas membongkar potensi korupsi politik.

Lembaga antirasuah itu resmi menyerahkan rekomendasi perombakan sistem tata kelola partai politik langsung ke Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

Langkah ini bukan sekadar formalitas. KPK menegaskan, reformasi sistem politik harus segera digas demi menutup celah korupsi yang selama ini mengakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut rekomendasi tersebut merupakan hasil kajian mendalam untuk memperbaiki sektor strategis yang rawan disusupi praktik kotor.

“Kami sudah menyampaikan laporan resmi beserta rekomendasi kepada Presiden dan DPR agar reformasi sistem politik segera dijalankan,” tegasnya, Sabtu (25/4/2026).

Tiga Jurus KPK Berantas Korupsi Politik

Selanjutnya, KPK membeberkan tiga langkah kunci yang dinilai mendesak.

Baca Juga :  Polri Resmi Perkenalkan SIM Digital dan Drone Tilang Elektronik

Pertama, KPK mendorong revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada. Fokusnya mencakup perbaikan rekrutmen penyelenggara, metode kampanye, sistem pemungutan hingga rekapitulasi suara, serta pengetatan sanksi.

Kedua, KPK menuntut pembenahan Undang-Undang Partai Politik. Perubahan ini menitikberatkan pada transparansi kaderisasi, pendidikan politik, hingga pelaporan keuangan partai agar tidak lagi jadi “lahan gelap”.

Ketiga, KPK mendesak pemerintah dan DPR segera menggodok RUU Pembatasan Uang Kartal.

Aturan ini dinilai krusial untuk memutus praktik politik uang yang selama ini marak terjadi secara tunai dan sulit dilacak.

Lebih lanjut, KPK menyoroti praktik vote buying yang masih merajalela. Transaksi uang fisik kerap menjadi pintu masuk korupsi politik yang berulang dan sulit dibongkar.

Baca Juga :  Harga Ayam di Peternak dan Konsumen Jomplang, Bareskrim Dalami Dugaan Mafia Pangan

Karena itu, pembatasan uang kartal dianggap sebagai senjata ampuh untuk menekan praktik tersebut.

“Langkah ini sangat strategis untuk mencegah korupsi sejak hulu,” ujar Budi.

Reformasi Sistem, Kunci Demokrasi Bersih

Pada akhirnya, KPK berharap perbaikan tata kelola partai politik bisa memperkuat demokrasi. Sistem kaderisasi, rekrutmen, dan pendidikan politik harus transparan serta akuntabel.

Dengan begitu, proses pencalonan hingga pemilihan pemimpin tidak lagi dikotori praktik uang haram.

Singkatnya, KPK memberi sinyal keras: bersih-bersih politik tak bisa ditunda. Jika aturan diperketat, ruang gerak korupsi bakal makin sempit. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu
Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Berita Terbaru

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB

Epic Games berencana ubah EULA Unreal Engine agar karya game dapat melatih AI. Simak penjelasan Tim Sweeney. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Epic Games Siapkan Perubahan EULA Unreal Engine

Sabtu, 31 Okt 2026 - 12:35 WIB