Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas

Sabtu, 4 April 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

Ilustrasi petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Insiden maut mengguncang proyek di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Empat pekerja tewas setelah terpapar diduga gas beracun saat mengerjakan proyek di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jumat (3/4/2026).

Peristiwa ini terjadi di dalam tangki penampungan air (glonteng) yang berubah menjadi ruang mematikan. Selain korban tewas, tiga pekerja lainnya mengalami sesak napas akibat menghirup udara beracun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bermula dari Pekerjaan Rutin, Berujung Petaka

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan kejadian bermula saat mandor meminta pekerja menguras tangki air di lantai dasar.

Namun, saat proses pembongkaran penutup tangki, satu pekerja tiba-tiba terjatuh ke dalam lubang glonteng.

“Pada saat pembongkaran penutup, korban terjatuh ke dalam lubang penampungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Jakut Bantu Keluarga Siswa Korban Air Keras, Kapolres: Ini Bentuk Kepedulian Kami

Efek Domino Maut, Penolong Ikut Jadi Korban

Situasi berubah tragis. Rekan kerja korban berusaha menolong tanpa alat pelindung diri (APD). Akibatnya, mereka justru ikut terjatuh ke dalam tangki yang diduga dipenuhi gas beracun.

“Sempat ditolong, tapi tanpa perlengkapan safety. Rekan kerja ikut terjatuh,” tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, mandor kembali meminta bantuan pekerja lain untuk evakuasi. Namun, saat proses penyelamatan berlangsung, pekerja lain mulai merasakan hawa panas dan udara pengap dari dalam tangki.

Kondisi di dalam glonteng diduga mengandung gas beracun yang mematikan. Udara panas dan minim oksigen membuat korban tak mampu bertahan.

Akibatnya, empat pekerja yang terjatuh dinyatakan tewas.

Sementara itu, tiga pekerja lainnya mengalami sesak napas setelah terpapar gas saat mencoba membantu evakuasi.

Baca Juga :  Percobaan Perampokan Konter Pulsa di Pamulang, Pelaku Dibekuk Warga

Identitas Korban dan Penanganan Medis

Empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial:

  • YN (32)
  • M (62)
  • TS (63)
  • MF (19)

Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Pasar Rebo sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, jenazah telah dibawa ke RS Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara korban yang mengalami sesak napas masih menjalani perawatan intensif.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden maut tersebut, termasuk memastikan jenis gas yang berada di dalam tangki.

Kasus ini juga menjadi sorotan serius terkait standar keselamatan kerja di proyek konstruksi.

Tragedi ini menjadi alarm keras bagi pekerja dan pengelola proyek. Masuk ke ruang tertutup seperti tangki tanpa alat pelindung dan prosedur keselamatan bisa berujung fatal. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB