Kasus Korupsi Batu Bara, Polisi Sita Dokumen dan Komputer dari Ruko di Cipete

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya kembali bergerak.

Penyidik menggeledah sebuah ruko di Jalan Asem II, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) dini hari, dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan dan pasokan batu bara.

Dalam penggeledahan itu, polisi menyita sejumlah dokumen, komputer, serta barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengamankan banyak dokumen, termasuk komputer dan barang-barang lainnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi.

Lokasi ke-13 Penggeledahan

Budi menjelaskan, ruko di Cipete menjadi lokasi ke-13 yang digeledah sejak penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara bergulir.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Solusi Stunting

Penggeledahan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan, gelar perkara, serta keterangan para saksi.

Menurutnya, penyidik masih terus menelusuri lokasi lain yang diduga menyimpan barang bukti penting.

“Penggeledahan ini merupakan rangkaian penyidikan sebelumnya. Penyidik masih mengembangkan perkara ke sejumlah titik lainnya,” ujarnya.

Suara Gerinda Bikin Heboh

Sementara itu, suara mesin gerinda yang terdengar dari dalam ruko sempat memicu perhatian warga dan awak media.

Namun, Budi memastikan alat tersebut hanya digunakan untuk memotong rantai gembok dan membuka akses menuju lantai tiga bangunan agar penyidik dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Gerinda dipakai untuk memutus rantai dan membuka akses ke lantai atas. Seluruh proses penggeledahan berjalan lancar,” jelasnya.

Ruko Kosong, Polisi Pasang Garis Polisi

Saat penggeledahan berlangsung, ruko dalam kondisi kosong. Meski demikian, proses hukum tetap disaksikan oleh perwakilan lingkungan setempat dan dilaksanakan sesuai prosedur setelah penyidik menunjukkan surat perintah penggeledahan dari pengadilan.

Baca Juga :  Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Provinsi Terungkap, Bareskrim Polri Amankan 12 Pelaku

Sebelumnya, pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 23.13 WIB, tim gabungan datang menggunakan tiga bus dan satu kendaraan identifikasi Pusident Bareskrim Polri.

Petugas kemudian menyisir kawasan tersebut dan memasang garis polisi di lima ruko yang berdiri berderet.

Salah satu ruko diketahui bertuliskan Tjolo Koffie, sementara identitas penghuni maupun keterkaitan masing-masing ruko dengan perkara masih didalami penyidik.

Penyidikan Terus Berkembang

Hingga Jumat dini hari, proses penggeledahan masih berlangsung. Penyidik belum merinci seluruh barang bukti yang diamankan karena proses inventarisasi masih berjalan.

Kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara ini terus dikembangkan.

Polisi membuka peluang melakukan penggeledahan di lokasi lain guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika
32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan
Operasi Narkoba Serentak, Kampung Ambon dan Boncos Digerebek Polisi
Urus Perpanjangan Izin Tinggal di Jaksel, Buronan Dugaan Suap Thailand Malah Diciduk
PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK
Biaya Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Ternyata Cukup Siapkan Sekitar Rp23 Juta
Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan
Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Operasi Narkoba Serentak, Kampung Ambon dan Boncos Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Urus Perpanjangan Izin Tinggal di Jaksel, Buronan Dugaan Suap Thailand Malah Diciduk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:18 WIB

PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Adukan Dugaan Politik Uang Muktamar NU ke KPK

Berita Terbaru

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Minggu 11 Oktober 2026, potensi hujan lebat dan petir di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Warga Jabodetabek Waspada, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bogor

Minggu, 11 Okt 2026 - 06:22 WIB

Donald Trump mengecam keras Norwegia dan Komite Nobel usai gagal meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Simak laporan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:17 WIB