Badai PHK Xbox: Pengembangan The Elder Scrolls 6 Terancam

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis mendalam melanda Bethesda. Pengurangan karyawan massal oleh Microsoft merusak moral tim dan mengancam jadwal rilis The Elder Scrolls 6. Dok: Istimewa.

Krisis mendalam melanda Bethesda. Pengurangan karyawan massal oleh Microsoft merusak moral tim dan mengancam jadwal rilis The Elder Scrolls 6. Dok: Istimewa.

LOS ANGELES, POSNEWS.CO.ID – Para pencinta game RPG legendaris tampaknya harus bersiap menghadapi penundaan rilis yang jauh lebih lama.

Dampak Nyata Pengurangan Staf Bethesda

Beberapa staf Bethesda membocorkan dampak buruk PHK kepada media IGN. Pihak studio merumahkan lebih dari 50 pekerja terampil di berbagai lokasi.

Pengurangan ini menyasar posisi penting seperti pemrogram, seniman, dan desainer. Bahkan, perusahaan mendepak seorang veteran yang bekerja sejak era game Morrowind.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan sepihak tersebut merusak moral kerja seluruh tim secara drastis. Karyawan kini mengkhawatirkan tuntutan kerja lembur ekstrem pada masa mendatang.

Kehilangan talenta berbakat ini berpotensi besar menunda tanggal peluncuran game tersebut.

Penghormatan Emosional dan Protes Komunitas

Para staf di kantor Dallas dan Rockville membuat memorial penghormatan. Mereka memajang foto-foto mantan rekan kerja di ruang bersama.

Baca Juga :  Supreme Analogue Pocket Hadir dengan Lapisan Emas 24K

Ruang tersebut juga penuh dengan karangan bunga duka cita karyawan. Namun, departemen HR memaksa pembongkaran salah satu memorial tersebut secara sepihak.

Serikat pekerja Bethesda Game Studios membagikan petisi protes di platform online. Pengguna Xbox Player Voice memberikan ribuan dukungan terhadap petisi tersebut.

Komunitas game mengecam keras keputusan pengurangan staf berskala besar ini.

Pemotongan Biaya Massal di Bawah Asha Sharma

CEO Xbox Asha Sharma memangkas 1.600 pekerja pada minggu ini. Angka ini setara dengan seperlima dari total staf divisi game.

Sharma menegaskan bahwa bisnis konsol Xbox saat ini tidak sehat. Ia merencanakan pengurangan 1.600 karyawan tambahan sepanjang tahun ini.

Pimpinan Bethesda Jill Braff menilai keputusan ini demi stabilitas jangka panjang. Namun, staf internal meragukan efisiensi dari perubahan struktur organisasi tersebut.

Karyawan merasa tidak memiliki masa depan yang aman di bawah Microsoft.

Baca Juga :  Lenovo Resmi Meluncurkan Yoga Slim 7i Ultra

Ancaman Tenaga Kontrak Murah dan Kerusakan QA

Para pengembang mengkhawatirkan rencana manajemen merekrut tenaga kontrak murah. Langkah ini bertujuan menggantikan peran staf tetap yang terkena PHK.

Pekerja asing tentu tidak memahami sistem pemrograman eksklusif milik Bethesda. Selain itu, Microsoft mengontrak perusahaan luar Keywords untuk divisi pengujian kualitas.

Kebijakan ini memaksa staf internal melatih pekerja kontrak asing secara mendadak. Hal ini menurunkan efisiensi pengembangan game secara signifikan setiap harinya.

Badai PHK Meluas ke Berbagai Studio Naungan ZeniMax

Badai pengurangan staf ini juga melanda berbagai studio naungan ZeniMax. ZeniMax Online Studios kehilangan 212 karyawan akibat kebijakan ekstrem tersebut.

id Software juga merumahkan 136 pekerja dari total 185 staf penuh. Bahkan, Obsidian Entertainment memotong seperempat jumlah tenaga kerja mereka saat ini.

Kini, Obsidian harus membantu Bethesda menggarap proyek game Fallout terbaru. Pemangkasan massal ini merusak ekosistem pengembangan game internal Microsoft secara menyeluruh.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition
HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation
BOYA Resmi Meluncurkan Notra Neo, Perekam Suara Berbasis AI
Lenovo Resmi Meluncurkan Tablet Gaming Legion Y700 Infinite
Activision Menuai Kritik imbas Penggunaan Artwork Berbasis AI
LG Rilis Monitor Gaming UltraGear 25G590B
Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming
Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:43 WIB

HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:19 WIB

BOYA Resmi Meluncurkan Notra Neo, Perekam Suara Berbasis AI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Lenovo Resmi Meluncurkan Tablet Gaming Legion Y700 Infinite

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Activision Menuai Kritik imbas Penggunaan Artwork Berbasis AI

Berita Terbaru

Polisi Afrika Selatan menangkap dua warga Thailand karena menyelundupkan 468 telur burung paruh bengkok langka melalui Bandara OR Tambo. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Afrika Selatan Tangkap Dua Warga Thailand

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:10 WIB

Capcom akan menghapus Dragon's Dogma 2 Deluxe Edition dan sejumlah DLC dari toko digital mulai 25 Juni 2026, jelang rilis ekspansi Dark Arisen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:10 WIB

HoYoverse memperkenalkan Nodusfall di Gamescom 2026, game action cooperation bergaya Elden Ring dengan gameplay mirip Monster Hunter. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Umumkan Nodusfall, Game Action Cooperation

Jumat, 28 Agu 2026 - 11:43 WIB

Drone Ukraina menghanguskan gudang Wildberries dan kilang minyak Lukoil di Rusia, sementara Zelenskyy menganugerahi Elon Musk Order of Freedom. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Hanguskan Gudang Wildberries di Rusia

Jumat, 28 Agu 2026 - 10:20 WIB