Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor

Sabtu, 4 April 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni. (Posnews/Humas)

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni. (Posnews/Humas)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Aksi penyiraman air keras yang mengerikan akhirnya terungkap.

Polres Metro Bekasi menangkap tiga pelaku berinisial PBU (29), MS (28), dan SR (23) terkait penyerangan terhadap korban TW (54) di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kasus brutal ini terjadi saat korban hendak menunaikan salat subuh pada Senin (30/3/2026) dini hari di Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengungkapkan pelaku utama PBU menjadi dalang di balik aksi keji tersebut.

Ia menyusun rencana, menyiapkan air keras, hingga menyewa dua eksekutor dengan bayaran Rp9 juta.

“Tersangka PBU memberikan uang Rp9 juta kepada dua pelaku yang kemudian dibagi masing-masing Rp4,5 juta,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga :  Penganiayaan Maut di Depok, Polisi Tetapkan Oknum TNI AL dan 5 Sipil Jadi Tersangka

Uang Habis, Sisa Disita Polisi

Setelah menerima bayaran, pelaku MS langsung menghabiskan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara SR menggunakan uang untuk kebutuhan rumah tangga, dengan sisa Rp250 ribu yang kini disita polisi sebagai barang bukti.

Aksi sadis ini dipicu dendam pribadi yang telah lama membara. PBU mengaku sakit hati terhadap korban sejak 2018.

Saat itu, pelaku merasa direndahkan karena pekerjaannya sebagai ojek online. Konflik berlanjut pada 2019, ketika korban menutup bak sampah di depan rumah pelaku.

Puncaknya terjadi pada 2025. Pelaku mengaku tersinggung karena merasa dipandang sinis saat salat berjamaah di mushola.

“Motifnya sakit hati dan dendam yang sudah berlangsung lama,” tegas Sumarni.

Peran Masing-Masing Pelaku

Polisi juga mengungkap peran tiap pelaku dalam aksi brutal ini:

  • PBU (29): Otak pelaku, perencana, dan penyedia alat
  • MS (28): Eksekutor yang menyiram air keras ke korban
  • SR (23): Joki yang mengendarai motor saat aksi
  • Korban Diserang Saat Subuh
Baca Juga :  Eks Sekuriti Ngamuk, 4 Pemuda Rusak Pabrik di Serang Ditangkap Polisi

Peristiwa terjadi saat korban keluar rumah untuk salat subuh. Tanpa diduga, pelaku mendekat lalu menyiramkan air keras ke tubuh korban.

Serangan mendadak itu menyebabkan korban mengalami luka serius.

Saat ini, ketiga pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya perencanaan lain serta asal-usul bahan kimia yang digunakan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa konflik pribadi yang dibiarkan bisa berujung aksi kekerasan ekstrem. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terbaru