Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu AS Marco Rubio menemui para pemimpin monarki Teluk untuk meredam kekhawatiran atas konsesi ekonomi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

Menlu AS Marco Rubio menemui para pemimpin monarki Teluk untuk meredam kekhawatiran atas konsesi ekonomi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Donald Trump kembali menebar ancaman intervensi militer terhadap Kuba. Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah pemerintah mendakwa mantan pemimpin Kuba, Raul Castro.

Trump menyampaikan pandangannya saat acara lingkungan di Ruang Oval. Ketika wartawan menyinggung isu Kuba, ia menegaskan kesiapan pemerintah untuk bertindak. “Presiden-presiden sebelumnya hanya mengamati situasi selama 50 atau 60 tahun. Sepertinya sayalah yang akan melakukannya. Saya senang jika harus melakukannya,” ujar Trump.

Dakwaan Raul Castro: Keadilan Setelah Tiga Dekade

Jaksa federal resmi mendakwa Raul Castro (94) atas keterlibatannya dalam penembakan dua pesawat sipil pada 1996. Kelompok eksil Brothers to the Rescue mengoperasikan pesawat tersebut. Saat itu, Castro menjabat sebagai Menteri Pertahanan Kuba.

Jaksa menuduh Castro melakukan pembunuhan dan penghancuran pesawat. Jaksa Agung sementara, Todd Blanche, mengumumkan dakwaan ini dalam sebuah upacara di Miami. Selain itu, pengadilan turut mendakwa tiga pilot militer Kuba lainnya. Blanche menuntut Castro segera menyerahkan diri. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menggunakan segala cara legal untuk membawa mantan pemimpin itu ke pengadilan.

Strategi “Regime Change” dan Blokade Energi

Pemerintahan Trump menerapkan taktik serupa seperti saat mereka menggulingkan mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Januari lalu. Oleh karena itu, banyak pengamat meyakini bahwa Washington sedang mengulangi strategi yang sama terhadap Havana.

Setelah menjatuhkan Maduro, Trump memerintahkan blokade energi total terhadap Kuba. Akibatnya, pulau tersebut mengalami pemadaman listrik yang parah dan kelangkaan bahan pokok. Sekretaris Negara Marco Rubio menyatakan bahwa pemerintah AS tetap terbuka pada solusi damai. Namun, ia meragukan niat tulus pemerintah Kuba untuk bernegosiasi secara diplomatik.

China dan Rusia Pasang Badan untuk Kuba

Kuba tidak sendirian dalam menghadapi tekanan Washington. Kementerian Luar Negeri China secara terbuka menentang sanksi dan intervensi AS terhadap Havana.

Baca Juga :  Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

“China mendukung penuh Kuba dalam menjaga kedaulatan dan martabat nasional,” tegas juru bicara kementerian, Guo Jiakun. Selain itu, keterlibatan intelijen Rusia di Kuba juga memperkuat posisi tawar Havana di mata Washington. Rubio memperingatkan bahwa hubungan keamanan dan intelijen antara Kuba dengan China dan Rusia telah menjadi ancaman serius bagi keamanan Amerika Serikat.

Menanti Akhir dari Sebuah Era

Keluarga korban penembakan 1996 menyambut dakwaan ini sebagai langkah yang sangat terlambat. Marlene Alejandre-Triana, putri dari salah satu pilot yang tewas, menyebut Castro sebagai otak di balik kejahatan tersebut.

Singkatnya, langkah agresif pemerintahan Trump menunjukkan perubahan taktik yang jauh lebih keras di Amerika Latin. Dengan demikian, masyarakat internasional kini memantau apakah Washington akan terus menekan Havana hingga mengubah lanskap politik di pulau tersebut secara permanen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik
Kapal Selam Nuklir China Uji Coba Rudal ke Pasifik
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
HUT ke-250 AS, Trump Serukan Batasan Pemilu Baru
Tiga Putra Pimpin Doa di Samping Peti Jenazah Ali Khamenei
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:12 WIB

Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:07 WIB

Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:05 WIB

Kapal Selam Nuklir China Uji Coba Rudal ke Pasifik

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:25 WIB

HUT ke-250 AS, Trump Serukan Batasan Pemilu Baru

Berita Terbaru

Transisi besar era digital Sony. Raksasa teknologi asal Jepang menghentikan produksi game fisik pada 2028 dan mengalihkan pabrik Thalgau ke industri mikro optik. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:50 WIB

Panggung dunia menyambut karya anak bangsa. Moonlit Orchard hadir membawa mekanik siklus bulan yang dinamis dan kearifan lokal yang kental. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global

Selasa, 7 Jul 2026 - 10:18 WIB