Driver Taksi Online Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Kaca Film 80 Persen Disorot

Senin, 6 April 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Modus Licik Driver Taksi Online Terungkap, Korban Diseret ke Lokasi Sepi. (Posnews/Ist)

Modus Licik Driver Taksi Online Terungkap, Korban Diseret ke Lokasi Sepi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan kekerasan seksual oleh driver taksi online di wilayah Jakarta Pusat mengungkap fakta mengerikan.

Polisi menyoroti penggunaan kaca film super gelap sebagai celah pelaku menjalankan aksi bejat tanpa terdeteksi.

Korban, perempuan asal Jawa Tengah berinisial SKD (20), diduga menjadi sasaran predator berkedok sopir berinisial WAH (39).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini langsung memicu perhatian serius aparat.

Dir PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari, mengungkapkan kondisi kendaraan pelaku sangat mencurigakan.

Kaca film samping mencapai tingkat kegelapan 80 persen, sementara bagian depan sekitar 60 persen.

“Akibatnya, visibilitas dari luar nyaris tertutup total. Aktivitas di dalam mobil tidak terlihat, dan ini dimanfaatkan pelaku,” tegas Rita, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Aktor Anrez Adelio Terseret Kekerasan Seksual, Korban Ungkap Ancaman Video Intim

Modus Menyimpang: Korban Dibawa ke Lokasi Sepi di Harmoni

Lebih lanjut, pelaku diduga sengaja membawa korban keluar dari rute normal. Ia mengarah ke kawasan sepi di sekitar Harmoni, sehingga situasi semakin rawan dan sulit terpantau warga.

Namun, korban berhasil melarikan diri. Sayangnya, warga sekitar tidak langsung mengamankan pelaku karena mengira keduanya pasangan.

Alhasil, pelaku sempat lolos dari amukan massa.

Polisi pun langsung bergerak. Saat ini, penyelidikan terus dikembangkan untuk memastikan kronologi lengkap serta menjerat pelaku dengan pasal berlapis terkait kekerasan seksual.

Di sisi lain, aparat mengeluarkan imbauan tegas. Masyarakat diminta lebih waspada saat menggunakan transportasi online.

Pertama, penumpang harus selalu memeriksa identitas pengemudi dan kendaraan. Kedua, segera bagikan lokasi perjalanan ke keluarga atau teman.

Baca Juga :  3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Ketiga, jika muncul tanda bahaya, minta sopir menghentikan kendaraan dan segera keluar.

Selain itu, polisi menekankan pentingnya dokumentasi. Rekaman video atau foto dari ponsel bisa menjadi bukti krusial dalam proses hukum.

Jika dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi hotline 110.

“Kami minta masyarakat cepat tanggap, berani bertindak, dan saling membantu. Jangan ragu menolong jika melihat indikasi kejahatan,” tegas Rita.

Tak hanya itu, polisi juga mengingatkan seluruh pengemudi, baik online maupun konvensional, untuk tetap profesional. Mereka wajib menjaga etika, mematuhi rute, dan menjamin keselamatan penumpang.

Kasus ini menjadi alarm keras. Di balik layanan transportasi yang praktis, ancaman kejahatan tetap mengintai.

Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama agar tidak menjadi korban berikutnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi
Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan
Maut di Tol Jagorawi! Jeep Mercedes Hantam Trailer, 2 Orang Tewas
Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB