JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi begal brutal kembali menghantui Ibu Kota. Kali ini, dua pria menjadi korban keganasan komplotan bersenjata tajam di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus).
Peristiwa mencekam itu terekam kamera dan viral di media sosial, Rabu (15/4/2026).
Dalam rekaman tersebut, empat pelaku terlihat berboncengan menggunakan dua sepeda motor lalu memburu korban yang tengah melintas di jalanan sepi.
Aksi keji itu terjadi begitu cepat. Para pelaku langsung memepet korban tanpa ampun. Salah satu pelaku bahkan mengacungkan celurit ke arah korban dan memaksa mereka turun dari motor.
Selanjutnya, pelaku lain dengan brutal merampas ponsel korban sambil terus mengancam menggunakan senjata tajam. Korban tak berkutik menghadapi teror tersebut.
Setelah berhasil menggasak barang milik korban, komplotan begal itu langsung kabur meninggalkan lokasi.
Sementara itu, kedua korban dibiarkan terlantar di pinggir jalan dalam kondisi syok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Buru Pelaku, Diduga Terkait Kasus Lain
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat memburu para pelaku.
Ia mengungkapkan, kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Korban pun telah melaporkan insiden tersebut ke polisi.
“Korban sudah membuat laporan, dan saat ini kami masih melakukan identifikasi terhadap para pelaku,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).
Lebih lanjut, polisi tidak menutup kemungkinan komplotan ini merupakan kelompok yang sama dengan pelaku pembegalan terhadap petugas Damkar Jakarta Pusat sebelumnya.
“Masih kami dalami. Ada kemungkinan berkaitan, tapi kami fokus kumpulkan bukti untuk mengejar pelaku,” tambahnya.
Warga Diminta Waspada, Begal Kian Nekat
Rentetan aksi begal yang makin sadis ini membuat warga resah. Pelaku tak lagi segan beraksi di jalanan dengan senjata tajam dan kekerasan terbuka.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jam rawan dini hari.
Kasus ini kini terus dikembangkan. Aparat memburu pelaku hingga ke akar jaringan agar aksi teror jalanan ini bisa segera dihentikan. (red)
Editor : Hadwan



















