Aksi Demo Serikat Pekerja di Monas, Polda Metro Kerahkan 1.963 Personel Tanpa Senjata Api

Senin, 17 November 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga yang ingin melintas di kawasan Monumen Nasional (monas) sebaiknya menghindari kawasan tersebut. Hari ini Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta akan menggelar aksi demo di Silang Selatan Monas, Senin (17/11/2025).

Untuk mengamankan kegiatan ini, kepolisian menurunkan 1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran ke lapangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa seluruh petugas tidak membawa senjata api, sehingga peserta aksi dapat merasa aman dan nyaman selama berlangsungnya demonstrasi.

Anggota kami tidak membawa senjata api. Kami hadir untuk melayani warga yang menyampaikan pendapat secara humanis dan profesional. Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati,” ujar Susatyo.

Baca Juga :  Hari Pertama Perundingan Trilateral Ukraina-Rusia Selesai

Imbauan Kepada Orator dan Peserta Aksi

Polisi meminta para orator untuk tetap bijak dan menghindari pernyataan yang memicu ketegangan antar peserta. Susatyo menekankan bahwa aspirasi akan lebih efektif jika disampaikan secara damai dan tertib.

“Saya berharap para orator menjaga suasana tetap kondusif dan tidak memprovokasi massa, karena aspirasi akan lebih kuat saat disampaikan secara damai dan tertib,” tegasnya.

Selain itu, polisi mengimbau peserta aksi untuk tidak melakukan tindakan berbahaya atau merusak fasilitas umum, seperti melempari petugas, membakar ban bekas, atau merusak lingkungan. Dengan langkah ini, semua pihak dapat saling menjaga ketertiban di lokasi.

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

Seiring berlangsungnya demo, kepolisian menyusun rekayasa arus lalu lintas sesuai kondisi di lapangan. Sementara itu, kepolisian mendorong masyarakat yang tidak berkepentingan untuk mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan di sekitar Monas.

“Kami mengimbau warga yang melintas di kawasan Monas untuk memilih jalan alternatif demi menghindari kemacetan. Petugas sudah disebar untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” pungkas Kapolres.

Dengan pengamanan humanis tanpa senjata, polisi berharap demo tetap tertib, aman, dan lancar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Tawarkan Tiket Murah 30 Persen Libur Sekolah, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989
Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen
Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta
Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)
Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG
Indonesia vs Oman di GBK Malam Ini, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:21 WIB

KAI Tawarkan Tiket Murah 30 Persen Libur Sekolah, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48 WIB

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan diplomatik di Pasifik. Tiongkok menjatuhkan larangan perjalanan bagi anggota parlemen Selandia Baru setelah mereka nekat mengunjungi Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB

Pilar kepatuhan ekologi pabrik sawit. Pentingnya mengurus izin Amdal dan dokumen IPLC guna menghindari sanksi penutupan paksa operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:48 WIB