DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok membuka layanan pembuatan paspor di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Depok, tepatnya di Depok Open Space (DOS), Jalan Margonda Raya, Minggu (31/5/2026).
Melalui program jemput bola ini, Imigrasi Depok memudahkan warga mengurus paspor tanpa harus mendatangi kantor imigrasi pada hari kerja.
Petugas membuka layanan sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Imigrasi Depok Buka Layanan Paspor di CFD
Sejak pagi, warga memanfaatkan layanan tersebut untuk mengajukan paspor baru maupun mengganti paspor.
Petugas melayani pemohon melalui aplikasi M-Paspor dan layanan langsung (walk-in) dengan kuota terbatas.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, mengatakan pihaknya menghadirkan layanan paspor di CFD untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
“Kami menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Warga bisa mengurus paspor sambil beraktivitas di CFD tanpa harus datang ke kantor pada hari kerja,” kata Irvan.
Imigrasi Depok menyediakan 35 kuota pelayanan yang terdiri dari 25 kuota melalui aplikasi M-Paspor dan 10 kuota layanan walk-in.
Warga Antusias Manfaatkan Layanan
Imigrasi Depok mencatat sebanyak 26 pemohon hadir dan seluruhnya berhasil menyelesaikan proses pelayanan.
Sebanyak 19 pemohon menggunakan aplikasi M-Paspor, sedangkan tujuh lainnya memilih layanan walk-in.
Irvan menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keimigrasian yang praktis dan mudah diakses.
Selain mempercepat pelayanan, Imigrasi Depok juga mendukung program Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperluas layanan publik berbasis digital.
Imigrasi Depok Gandeng Rutan Depok
Selain membuka layanan paspor, Imigrasi Depok menggandeng Rutan Kelas I Depok untuk memamerkan berbagai produk hasil karya warga binaan.
Rutan Depok menampilkan sejumlah produk, mulai dari kerajinan tangan hingga kopi hasil pembinaan warga binaan.
Pengunjung CFD terlihat mendatangi stan pameran untuk melihat dan membeli produk yang dipasarkan.
Irvan mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi antara fungsi keimigrasian dan pemasyarakatan dalam memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
“Kami juga memperkenalkan hasil pembinaan warga binaan agar masyarakat dapat melihat langsung kualitas produk yang mereka hasilkan,” ujarnya.
Perluas Akses Pelayanan Publik
Petugas menjalankan pelayanan paspor dan pameran produk warga binaan dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat juga memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut.
Ke depan, Imigrasi Depok akan terus menghadirkan layanan serupa di ruang publik untuk memperluas akses pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.
Program jemput bola ini sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam melengkapi dokumen perjalanan ke luar negeri secara resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku. (MO)
Editor : Hadwan












