Api Melalap Rumah di Grogol, Lima Korban Ditemukan Tewas di Lantai Dua

Jumat, 17 April 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

Ilustrasi petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/5/2026) dini hari.

Insiden ini berujung tragis: lima orang ditemukan tewas di dalam rumah yang dilalap api.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Jalan Rambutan Timur 6 Tanjung Duren Utara. Laporan pertama masuk ke petugas sekitar pukul 02.18 WIB, dan api dengan cepat membesar di tengah permukiman.

Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Objek yang terbakar rumah tinggal. Korban jiwa lima orang,” tegasnya.

Baca Juga :  Sejarah Pengukuran Kecerdasan: Dari Alat Diagnostik Alfred Binet hingga Lahirnya Skor IQ

Api Mengamuk Dini Hari, Warga Panik

Api mulai membakar rumah saat sebagian besar warga masih terlelap. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan melahap bangunan.

Petugas langsung mengerahkan 8 unit mobil pemadam dengan 40 personel untuk penanganan awal. Operasi pemadaman dimulai pukul 02.23 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, karena api sulit dikendalikan, jumlah armada ditambah menjadi 11 unit dengan total 55 personel.

5 Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Lantai Dua

Di tengah proses pemadaman, petugas menemukan lima korban dalam kondisi mengenaskan. Seluruhnya ditemukan di lantai dua rumah pada pukul 03.55 WIB.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah Memanas, Maskapai Dunia Batalkan Penerbangan Internasional

Korban diduga terjebak saat api membesar dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Diduga Korsleting Listrik

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu percikan api.

“Dugaan sementara karena fenomena listrik,” ujar Kahfi.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 04.53 WIB.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama di kawasan padat penduduk, guna mencegah tragedi serupa terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?
Suami Bunuh Istri 17 Tahun di Minahasa Tenggara, Cemburu Berujung Maut
Banjir Jakarta 17 April 2026, 21 RT Terendam Akibat Luapan Kali Ciliwung
Rumah Terkunci Jadi Petaka, 5 Orang Sekeluarga Tewas Terbakar – Api dari Tiang Listrik
Digital Detox 101: Cara Memutus Kecanduan Gadget
Industri Tekstil RI Tancap Gas, Ekspor Tembus USD 11,98 Miliar di 2025

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:32 WIB

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam

Jumat, 17 April 2026 - 10:27 WIB

49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG

Jumat, 17 April 2026 - 10:25 WIB

Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

Suami Bunuh Istri 17 Tahun di Minahasa Tenggara, Cemburu Berujung Maut

Jumat, 17 April 2026 - 09:40 WIB

Banjir Jakarta 17 April 2026, 21 RT Terendam Akibat Luapan Kali Ciliwung

Berita Terbaru

Ilustrasi, Benteng digital yang retak. Di tahun 2026, metode peretasan telah berevolusi menggunakan kecerdasan buatan, membuat kebiasaan lama kita tidak lagi cukup untuk melindungi identitas dan aset finansial di ruang siber. Dok: Istimewa.

NETIZEN

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:32 WIB