Permukiman Dekat Stasiun Tanah Abang Terbakar, 1 Tewas, 5 Luka Bakar

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Si jago merah mengamuk menghanguskan rumah di lokasi permukiman padat penduduk di Jalan Citarum, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dekat area parkir Jatibaru dan Stasiun Tanah Abang, Jumat (5/6/2026) dini hari.

Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai lima warga.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.48 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasiops Gulkarmat Jakarta Pusat Triyanto mengatakan lima korban mengalami luka bakar ringan, sedangkan satu korban meninggal dunia.

“Sebanyak lima orang mengalami luka bakar ringan dan satu orang meninggal dunia,” kata Triyanto, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga :  Empat Orang Satu Keluarga Tewas Misterius di Tol Pejagan–Pemalang, Kronologi Bikin Merinding

Lima Korban Dirawat di RS Tarakan

Selanjutnya, petugas mengevakuasi lima korban luka ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga berdampak pada 10 kepala keluarga (KK) atau sekitar 35 warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Petugas masih melakukan pendataan terkait kerusakan bangunan dan total kerugian akibat kebakaran.

Awalnya, Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan dua unit pemadam kebakaran untuk penanganan awal.

Namun, besarnya kobaran api membuat petugas menambah kekuatan hingga 22 unit mobil pemadam dengan dukungan 88 personel.

Baca Juga :  Viral Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Pelaku Dibekuk Polisi di Kontrakan

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan proses pemadaman sebelum kebakaran meluas ke permukiman lain di sekitar lokasi.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sementara itu, penyidik masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melanda kawasan Cideng tersebut.

Petugas juga masih menghitung luas area terdampak serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Proses penyelidikan masih berlangsung,” ujar Triyanto.

Kebakaran di kawasan padat penduduk dekat Stasiun Tanah Abang ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman yang memiliki jarak bangunan cukup rapat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran
Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46
Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan
Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026
Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan
Residivis Curanmor Dibekuk di Lampung Timur, Ngaku Gasak 20 Motor di Jaksel
Tusuk Korban 8 Kali Gegara Cemburu, Pelaku di Kebon Jeruk Akhirnya Dibekuk Polisi
Viral! Penipu Catut Nama Polisi, Kejaksaan, dan PPATK untuk Kuras Data Korban

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:33 WIB

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran

Senin, 20 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:16 WIB

Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:05 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan

Berita Terbaru

Ketidakpastian ekonomi di Tokyo. Perdana Menteri Sanae Takaichi memegang kendali penuh kebijakan pajak menyusul kegagalan konsensus parlemen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:25 WIB

Langkah taktis diplomasi Asia Tenggara. KTT ASEAN di Manila menyoroti dampak eskalasi perang Amerika Serikat-Iran serta krisis politik Myanmar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Jul 2026 - 21:17 WIB