Sabu Diselipkan di Kaki, Mertua-Menantu Diciduk di Parkiran Lapas Kadungpane

Minggu, 26 April 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng Tangkap Kurir Sabu Jaringan Lapas, Dalangnya Napi. (Posnews/Ist)

Polda Jateng Tangkap Kurir Sabu Jaringan Lapas, Dalangnya Napi. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Polda Jawa Tengah bikin geger. Dua perempuan yang berstatus mertua dan menantu nekat menyelundupkan sabu ke dalam Lapas Kedungpane, Semarang.

Keduanya langsung digulung saat beraksi, jaringan narkoba di balik penjara pun terbongkar.

Direktur Resnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, menegaskan pengungkapan ini berawal dari laporan warga soal peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi nekat itu terbongkar saat polisi menciduk AP di parkiran Lapas Kedungpane, Kamis (24/4/2026) pagi. Saat digeledah, petugas dibuat melongo.

Dua paket sabu seberat 19,41 gram disembunyikan di telapak kaki kiri pelaku. Tak cuma itu, tujuh butir ekstasi juga ikut diamankan.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Tak Merata, BMKG Ingatkan Warga Waspada

“Pelaku mengaku hanya kurir. Dia dijanjikan upah Rp1,5 juta untuk mengantar barang ke narapidana di dalam lapas,” tegas Yos.

Mertua Jadi Dalang

Tak butuh waktu lama, polisi langsung mengembangkan kasus. Petugas bergerak cepat dan membekuk ANF, sang mertua, di rumahnya di Semarang Timur.

Dari hasil pemeriksaan, ANF mengaku jadi otak pengiriman. Ia juga berperan sebagai penghubung dengan jaringan di dalam lapas. Fakta ini bikin merinding—peredaran narkoba ternyata masih dikendalikan dari balik jeruji!

Baca Juga :  Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta - Kasus Narkoba di Rutan Salemba

Lebih jauh, ANF menyebut barang haram itu berasal dari narapidana berinisial AS yang kini masih diburu polisi.

Jaringan Lapas Dibongkar

Kini, mertua dan menantu itu meringkuk di Mapolda Jateng. Polisi terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Kasus ini sekaligus jadi tamparan keras bagi pengawasan lapas. Polisi memastikan akan memperketat penjagaan agar praktik kotor seperti ini tidak terulang.

Singkatnya, perang melawan narkoba makin panas. Polisi tak hanya memburu bandar di luar, tapi juga membongkar jaringan yang bermain dari dalam penjara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB