Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

NAIROBI, POSNEWS.CO.ID – Bencana racun mengancam kelangsungan hidup gajah di wilayah selatan Kenya.

Dugaan Racun Sianida pada Buah Tomat

Otoritas satwa liar mengonfirmasi kematian 15 gajah sepanjang bulan lalu.

Para gajah mati di sekitar kawasan Taman Nasional Amboseli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas mencurigai racun sianida pada buah tomat sebagai penyebab utama.

Petani menanam tomat tersebut di lahan dekat perbatasan taman nasional.

Baca Juga :  Perang Timur Tengah Hari Ke-6: Gempuran Infrastruktur Teheran dan Kegagalan Resolusi Senat AS

Direktur Jenderal Kenya Wildlife Service (KWS) Erustus Kanga memberikan penjelasan resmi.

Kanga menyebut hasil pengujian laboratorium awal menemukan racun sianida.

“Sianida merupakan bahan kimia yang sangat beracun bagi gajah,” tegas Kanga.

Konflik Petani dan Ancaman Hewan Ternak

Otoritas belum menyebutkan nama tersangka pencemaran tomat tersebut.

Namun warga pernah mencurigai aksi sengaja para petani pada masa lalu.

Petani kerap memberi racun demi mencegah gajah merusak tanaman warga.

Kawasan Amboseli memang berbatasan langsung dengan area pertanian dan peternakan.

KWS membagikan peringatan mengenai dampak bahaya racun yang meluas.

Baca Juga :  Diplomasi Munich: Wang Yi dan Marco Rubio Sepakati Stabilitas Hubungan China-AS

Hewan ternak warga juga sering mencari makan di area tersebut.

Kanga mengkhawatirkan keselamatan kambing dan sapi milik warga lokal.

“Dampak racun ini akan meluas jika masuk ke sistem lingkungan,” ujar Kanga.

Risiko Kesehatan dan Pengawasan Lingkungan

KWS memastikan racun gajah tidak mengancam kesehatan manusia secara langsung.

Namun petugas tetap meningkatkan pengawasan di sekitar perbatasan taman nasional.

Tim ahli terus melacak sumber penyebaran racun sianida di lapangan.

Pemerintah Kenya berjanji menindak tegas pelaku pencemaran racun tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru