Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

BUFFALO, POSNEWS.CO.ID – Pengadilan federal Amerika Serikat merilis putusan penting hari Rabu.

Putusan Bersalah dan Ancaman Hukuman Seumur Hidup

Juri menyatakan Hadi Matar bersalah atas seluruh tuduhan terorisme.

Pria berumur 28 tahun tersebut menjalankan aksi terorisme lintas negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan brutal tersebut menimpa penulis kenamaan Salman Rushdie pada Agustus 2022.

Matar kini menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sebelumnya pengadilan negara bagian New York telah menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara.

Baca Juga :  Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Hukuman tersebut berkaitan erat dengan dakwaan percobaan pembunuhan.

Kronologi Penikaman Panggung Chautauqua

Aksi penyerangan meletus di panggung Chautauqua Institution New York.

Matar menerobos panggung saat penyelenggara mengenalkan sosok Rushdie.

Pelaku mendaratkan 15 sabetan pisau ke tubuh Rushdie.

Serangan brutal ini merusak penglihatan mata kanan Rushdie secara permanen.

Penonton dan petugas keamanan langsung merobohkan serta mengamankan Matar.

Motivasi Fatwa dan Jejak Pesan Rahasia

Jaksa penuntut membeberkan pemicu aksi nekat Matar di persidangan.

Matar menjalankan amanat fatwa mendiang Pemimpin Agung Iran Ruhollah Khomeini.

Khomeini melayangkan seruan hukuman mati terhadap Rushdie pada tahun 1989.

Baca Juga :  Krisis Kepemimpinan Inggris: Kekalahan Bersejarah di Gorton dan Denton Ancam Posisi Keir Starmer

Seruan tersebut merespons penerbitan novel kontroversial The Satanic Verses.

Penyidik menemukan bukti obrolan rahasia Matar pada aplikasi pesan singkat.

Matar mengungkapkan kemarahan atas keberadaan novel karya Rushdie tersebut.

Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada kelompok milisi Hezbollah.

Kesaksian Salman Rushdie di Pengadilan Buffalo

Rushdie memberikan kesaksian langsung di depan majelis hakim Buffalo.

Sastrawan peraih Booker Prize tersebut menceritakan penderitaan fisik akibat luka tikaman.

Rushdie sempat bersembunyi selama puluhan tahun demi menghindari ancaman pembunuhan.

Namun ia tetap memupuk keberanian untuk kembali ke publik.

Kini putusan hukum federal ini mengunci rapat kebebasan Hadi Matar.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Ilustrasi, Langit berawan di kawasan Jakarta pada siang hari. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas

Minggu, 9 Agu 2026 - 06:06 WIB

Valve membongkar rahasia sensor kapasitif Grip Sense pada Steam Controller. Fitur ini mengendalikan gyro, weapon wheel, dan navigasi menu tanpa tombol fisik tambahan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Valve Ungkap Fitur Tersembunyi Grip Sense di Steam

Minggu, 9 Agu 2026 - 06:00 WIB