Pencurian Kargo di Bandara Soekarno-Hatta Terulang Lagi, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencurian tas Lululemon di area kargo Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencurian tas Lululemon di area kargo Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Kasus pencurian di area kargo Bandara Internasional Soekarno–Hatta kembali mencoreng sistem keamanan bandara.

Kali ini, Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar sindikat pencurian tas merek Lululemon yang diduga beraksi sejak 2024.

Aksi berulang itu menimbulkan pertanyaan serius terhadap pengawasan di kawasan kargo bandara, karena pencurian disebut kerap terjadi namun tak selalu dilaporkan.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Wisnu Wardana, mengatakan polisi telah menangkap tiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F.

“Ketiganya kami amankan dalam kasus pencurian dan penadahan barang ekspor berupa tas merek Lululemon,” kata Wisnu, Kamis (14/5/2026).

Terbongkar Usai Pembeli di China Komplain

Kasus ini terungkap setelah pelanggan di Shanghai melaporkan hilangnya 108 tas milik PT Pungkook Indonesia One yang dikirim melalui Garuda Indonesia Cargo.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Siang hingga Sore

Laporan itu memicu penyelidikan polisi yang kemudian menelusuri rekaman CCTV di area pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengungkap pelaku sengaja memisahkan 40 karton dari proses pemeriksaan X-Ray.

Pelaku berinisial F diduga mengatur agar karton tersebut dialihkan dan dimasukkan ke dalam truk boks.

Sementara R alias K diduga menjadi otak pencurian, sedangkan A membantu proses eksekusi.

Polisi mengungkap 80 tas hasil curian dijual kepada penadah berinisial BO dengan harga hanya Rp300 ribu per unit.

Baca Juga :  Imigrasi Gerebek Jaringan Love Scamming AI, 27 WN China Diciduk di Tangerang

Padahal, nilai total kerugian perusahaan ekspor ditaksir menembus lebih dari Rp1 miliar.

Keamanan Bandara Dipertanyakan

Polisi menyebut pencurian skala kecil sebenarnya sudah beberapa kali terjadi di area kargo, namun banyak kasus tidak dilaporkan.

Fakta itu memunculkan sorotan terhadap sistem pengawasan di Bandara Internasional Soekarno–Hatta yang dinilai masih memiliki celah keamanan.

Aparat kini masih memburu kemungkinan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut dan meminta pengelola kargo memperketat pengawasan distribusi barang ekspor agar kasus serupa tidak terus berulang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tempat Hiburan di Jakbar Terseret Narkoba, Pemprov DKI Tutup B Fashion dan The Seven
Begal Makin Nekat di Jakarta, Polda Metro Turunkan Tim Khusus Siaga Nonstop
WN Italia Dijambret di Bundaran HI, Polisi Buru Pelaku Bermotor Merah
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?
Danau Bosumtwi dan Upaya Peneliti Membaca Jejak Iklim Purba
Penembak Bripka Arya Supena di Lampung Tewas Ditembak Polisi Usai Baku Tembak
Pria Perekam Wanita Mandi di Muara Baru Ditangkap, Aksi Cabul di Toilet Umum Bikin Geger

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tempat Hiburan di Jakbar Terseret Narkoba, Pemprov DKI Tutup B Fashion dan The Seven

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:09 WIB

Begal Makin Nekat di Jakarta, Polda Metro Turunkan Tim Khusus Siaga Nonstop

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:54 WIB

WN Italia Dijambret di Bundaran HI, Polisi Buru Pelaku Bermotor Merah

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:45 WIB

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:53 WIB

Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Berita Terbaru

Sumber: Pfüderi.ch

INTERNASIONAL

Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:53 WIB