Dokumen Rahasia Dubes AS Ancam Posisi PM Keir Starmer

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Posisi Perdana Menteri Inggris Keir Starmer kini berada di ujung tanduk. Hal ini terjadi akibat rilis dokumen rahasia setebal 1.500 halaman pada hari Senin. Dokumen tersebut mengungkap detail penunjukan kontroversial Peter Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat.

Penunjukan ini memicu perdebatan sengit sejak awal pemerintahan Donald Trump yang kedua. Sebab, Mandelson memiliki hubungan masa lalu yang dinilai bermasalah dengan terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Skandal Hubungan Epstein dan Kegagalan Keamanan

Dokumen rahasia tersebut membeberkan keprihatinan mendalam para pejabat intelijen sebelum penunjukan resmi berjalan. Meskipun demikian, Starmer tetap melanjutkan proses pengangkatan Mandelson demi menjaga hubungan dagang dengan Washington.

Namun, Mandelson terbukti gagal dalam pemeriksaan keamanan nasional yang ketat. Beberapa pejabat senior Kementerian Luar Negeri menyebut proses verifikasi tersebut berjalan terlalu cepat dan tidak wajar.

Oleh karena itu, publik kini mempertanyakan integritas proses seleksi diplomatik di bawah kendali Starmer. Starmer akhirnya memecat Mandelson sembilan bulan kemudian setelah bukti-bukti baru terkait skandal tersebut bocor ke publik.

Keretakan Kabinet dan Kritik Gaya Kepemimpinan

Krisis ini memicu kemarahan besar dari politisi oposisi Partai Konservatif, Alex Burghart. Ia menilai keputusanStarmer ini merupakan kegagalan fatal yang akan mengakhiri masa depan politik sang perdana menteri.

Sementara itu, berkas yang bocor juga menyingkap keretakan mendalam di dalam tubuh kabinet Partai Buruh. Beberapa menteri senior secara terbuka mengeluhkan gaya kepemimpinan Starmer yang lambat dan ragu-ragu.

Baca Juga :  Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh

Sebagai contoh, Menteri Pat McFadden sempat menyatakan dalam pesan pribadi bahwa Starmer tidak memimpin dari depan. Dengan demikian, kekecewaan internal ini semakin memperlebar peluang terjadinya perebutan kekuasaan di tingkat atas.

Desakan Mundur dan Tantangan Pemilu Sela

Desakan agar Starmer mundur kian menguat setelah Partai Buruh mengalami kekalahan besar pada pemilu lokal lalu. Oleh sebab itu, Menteri Kesehatan Wes Streeting memilih mengundurkan diri demi menantang kepemimpinan Starmer.

Di sisi lain, Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, juga bersiap maju dalam pemilu sela mendatang. Langkah politik Burnham ini mendapat dukungan kuat dari faksi partai yang menginginkan perubahan kepemimpinan nasional.

Polisi saat ini masih menyelidiki dugaan pelanggaran jabatan publik yang melibatkan Mandelson. Namun, krisis multidimensi ini telah terlanjur melumpuhkan stabilitas pemerintahan Starmer di Downing Street.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida
Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah
Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan
Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros
Andy Burnham Resmi Mengambil Alih Kepemimpinan Inggris
Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan
Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:57 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41 WIB

Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:00 WIB

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros

Berita Terbaru